Setop Pemalangan, Ketua DPRK Dukung Perbaikan Penglelolaan Sampah TPA

  • 20 Feb 2026 05:05 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Waisai - Ketua DPRK Raja Ampat Mohammad Taufik Sarasa meminta pemalangan Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Babur Mayalibit, Distrik Teluk Mayalibit, untuk diakhiri. Pihaknya berharap para tokoh-tokoh adat di sekitar TPA untuk bersedia memberikan waktu kepada pemerintah daerah guna memperbaiki tata kelola sampah yang ada di lokasi tersebut.

"Kami minta kepada tokoh-tokoh adat untuk bisa menyudahi pemalangan dan memberikan waktu kepada pemerintah daerah untuk bisa memperbaiki pengelolaan sampah di TPA," kata Ketua DPRK usai mengikuti rapat bersama Wakil Bupati Raja Ampat Mansyur Syahdan di lantai II kantor bupati, Kamis, 19 Februari 2026. Rapat yang membanas masalah TPA ini juga dihadiri Kapolres AKBP Jems Oktavianus Tegai, Dandim 1805 Letkol Inf Syahrul Usman, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Adam Malik, Kepala Distrik Teluk Mayalibit Hiskia Dam, Kepala Distrik Kota Waisai Alfred Suruan, dan lembaga masyarakat atau LMA.

Ketua DPRK menilai sampah-sampah di Distrik Kota Waisai semakin menumpuk dan membutuhkan solusi secepatnya agar bisa diangkut. Untuk itu, pemalangan TPA bisa segera diakhiri agar sampah yang sudah berhari-hari tersebut bisa dipindahkan ke tempat pembuangan akhir.

Taufik juga mendorong agar Pemerintah Kabupaten Raja Ampat segera melalukan evaluasi bersama dalam memperbaiki tata kelola sampah di TPA. Pasalnya selama ini TPA hanya dikelola secara asal-asalan dengan menumpuk sampah tanpa ada pengelolaan lebih lanjut. "Selama ini semua sampah hanya dibuang di TPA dan kemudian dibiarkan begitu saja tanpa ada pengelolaan lebih lanjut atau open dumping," kata dia.

Ketua DPRK meminta ada petugas khusus yang ditempatkan di TPA untuk selalu siaga melakukan pengelolaan sampah, mengeruk atau menimbun, agar sampah yang ada tidak dibairkan dibiarkan menumpuk. "Sambil menunggu perbaikan pengelolaan sampah oleh pemerintah, maka pemalangan bisa dihentikan dahulu," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....