Dapur 3T di Raja Ampat Siap Diverifikasi BGN

  • 17 Feb 2026 10:19 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Operasional Salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Raja Ampat, yang sebelumnya dihentikan akibat adanya kendala masih menunggu arahan dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Ketua Satgas Percepatan MBG Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau menjelaskan Dari tiga dapur yang sebelumnya telah operasional, satu dapur untuk sementara waktu dihentikan karena kendala tertentu dan masih menunggu arahan lebih lanjut dari BGN.

“Dari tiga dapur yang sudah operasional ini memang satu yang kemudian kemarin karena ada soal lalu kemudian sementara ini dihentikan. Kami masih menunggu arahan dari BGN kira-kira kapan dapur satu ini juga operasional,” Ahmad Nausrau saat di wawancarai, Senin, 16 Februari 2026.

Ahmad Nausrau mengatakan selain yang sudah beroperasi, sejumlah dapur kategori 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) di Raja Ampat juga telah memasuki tahap kesiapan akhir. Dari sekitar 10 hingga 15 dapur yang direncanakan, sebagian besar telah rampung dibangun.

“Ada dapur-dapur 3T yang saat ini juga sedang ada beberapa, kurang lebih 10 atau 15 di Raja Ampat itu, 7 atau 10 sudah selesai tinggal menunggu tim operasional dari BGN turun,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dapur-dapur tersebut tinggal menunggu verifikasi dan validasi lapangan sebelum dinyatakan siap beroperasi. “Kalau mereka turun kemudian melihat kondisi dan kemudian kalau sudah fix sudah bisa jalan. Karena beberapa dapur sudah ready yang 3T,” tutupnya.

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya berharap proses verifikasi dapat segera dilakukan agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di wilayah kepulauan tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....