Perkumpulan Asosiasi Kontraktor OAP Menggelar Aksi Demo

  • 13 Feb 2026 15:27 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID,Sorong- Perkumpulan Asosiasi Kontraktor (PAK) Orang Asli Papua (OAP) menggelar aksi demo, hal ini dilakukan guna menyampaikan aspirasi tuntutan pekerjaan PEL harus didapatkan tahun ini, dan mendesak ada regulasi terkait batas tender yang diperuntukkan bagi kontraktor OAP, jika kedua tuntutan ini tidak diindahkan oleh Gubernur Papua Barat Daya, maka PAK OAP akan menurunkan massa yang lebih besar lagi.

Thomas Jaferson Baru Ketua Kamar Adat Pengusaha (KAP) Papua Provinsi Papua Barat Daya mengatakan bahwa dirinya bersama perkumpulan asosiasi melaksanakan aksi demo, semata-mata ingin meminta keadilan tentang tuntutan pekerjaan PEL yang semestinya didapatkan dan seharusnya ada regulasi batas tender bagi para kontraktor Orang Asli Papua.

“Kami datang ke Kantor Gubernur ini hanya ingin meminta ada keadilan buat kami para kontraktor asli papua, jadi jika apa yang menjadi tuntutan kami tidak dihiraukan oleh Bapak Gubernur, maka kami akan turun dan datang lagi pada hari Senin dengan membawa massa yang lebih banyak lagi dan dihari itu tidak ada lagi tawar menawar seperti hari ini,”tukasnya usai aksi demo di depan Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Kamis 12 Februari 2026.

Thomas Jaferson Baru Ketua Kamar Adat Pengusaha (KAP) Papua Provinsi Papua Barat Daya

Sementara itu Anggota DPR Papua Barat Daya dari Jalur Otsus, Robby Wanma menyampaikan jika turut prihatin dengan apa yang menimpa orang Papua, akan lebih serius membantu menangani masalah ini hingga tuntas.

“Jadi kalau hari ini saya bicara karena semata-mata ingin membantu para kontraktor OAP agar mereka mendapatkan pekerjaan PL dan diatur secara regulasi, tentunya sudah menjadi tugas saya sebagai anggota DPR membantu mereka to, tidak mungkin saya tinggal diam melihat mereka yang hanya ingin keadilan dalam mendapatkan tender, masa orang luar dapat tender besar baru mereka kontraktor orang Papua cuman dapat yang kecil sajaka, kalau perlu mereka juga bisa dapat milyaran,”ucapnya.

Anggota DPR Papua Barat Daya dari Jalur Otsus, Robby Wanma

Ditambahkan Robby jika masalah ini akan terus dikawal sampai kontraktor OAP mendapatkan jatah pekerjaan tender setiap tahunnya di wilayah ini. (NIR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....