Besi Scrap Perang Dunia II di Tambrauw Banyak Peminat

  • 25 Agt 2024 09:07 WIB
  •  Sorong

KBRN, Tambrauw : Indonesia sebagai negara yang pernah di jajah bangsa lain selama 350 tahun, masih banyak sisa -sisa peninggalan penjajah seperti amunisi maupun mesin perang lain di berbagai daerah di tanah air. Salah satu peninggalan colonial itu misalnya terdapat di kabupaten Tambrauw provinsi Papua Barat Daya. Untuk mencapai lokasih bersejarah itu, dapat menghabiskan waktu kurang lebih lima jam dari kota Sorong dengan menggunakan mobil. Jalan yang masih banyak rusak dan berkelok serta menanjak dapat saja menambah waktu tempu untuk mencapai titik tujuan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten Tambrauw Abraham Mayor.

Kepala Dinas Pariwisata kabupaten Tambrauw Abraham Mayor menjelaskan alat perang peninggalan masa perang dunia II oleh tantara Amerika sebelumnya banyak yang berminat. Ia mencontohkan kapal penjajah yang karam di Tambrauw habis diankut pembeli besi scrap atau besi tua.

“Kapal itu mereka potong-potong dari dasar laut, lalu mereka jual kepada pembeli besi tua” tuturnya.

Menyentil peminat besi scrap seperti kendaraan tempur tank dan amunisi peninggalan perang dunia II di kabupaten Tambrauw, Abraham Mayor mengaku alat perang yang ditinggalkan penjajah di masa perang dunia II akan dijadikan pemerintah daerah sebagai situs sejarah. Ia mengatakan bahkan pasca kunjungan wisatawan sempat turun di awal 2020 lalu, saat ini Kembali mengeliat dan wisatawan sebagian umumnya ingin berwisata di lokasi peninggalan perang dunia ke dua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....