ASEAN Dalam Sejarah 57 Tahun, 8 Agustus 2024

  • 07 Agt 2024 11:27 WIB
  •  Sorong

KBRN, Teminabuan : Hari lahir Association Southeast Asian Nations (ASEAN) ke-57 tahun akan diperingati pada Kamis, 8 Agustus 2024. Setiap tahun, HUT ASEAN mengusung tema yang berbeda. Tema HUT ke-57 ASEAN Tahun 2024 ini adalah "Connected & Resilient Community" atau "Komunitas yang Terhubung & Tangguh".

Menoleh kebelakang, ASEAN terbentuk karena adanya keinginan kuat dari para pendirinya untuk menciptakan kawasan Asia Tenggara yang damai, aman, sejahtera, dan stabil. Kenapa? Karena ada banyak konflik yang terjadi pada tahun 1960-an, sehingga para pendiri ASEAN berusaha untuk menghindarinya.

Dirangkum dari laman Kementerian Luar Negeri, pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand, lima Wakil Negara/ Pemerintahan negara-negara Asia Tenggara, yaitu Menteri Luar Negeri Indonesia (Adam Malik), Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Pertahanan dan Menteri Pembangunan Nasional Malaysia (Tun Abdul Razak), Menteri Luar Negeri Filipina (Narciso Ramos), Menteri Luar Negeri Singapura (S. Rajaratnam), dan Menteri Luar Negeri Thailand (Thanat Khoman) menindaklanjuti Deklarasi Bersama dengan melakukan pertemuan dan penandatanganan Deklarasi ASEAN (The ASEAN Declaration) atau yang dikenal dengan Deklarasi Bangkok (Bangkok Declaration). Adapun isi dari Deklarasi tersebut adalah :

1. Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial dan perkembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara.

2. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional.

3. Meningkatkan kerja sama dan saling membantu untuk kepentingan bersama dalam bidang ekonomi, sosial, teknik, ilmu pengetahuan, dan administrasi.

4. Memelihara kerja sama yang erat di tengah-tengah organisasi regional dan internasional yang ada.

5. Meningkatkan kerja sama untuk memajukan pendidikan, latihan, dan penelitian di kawasan Asia Tenggara.

Pada tahun 1984, Brunei Darussalam mendeklarasikan diri untuk bergabung bersama ASEAN. Selanjutnya, Vietnam menyusul pada tahun 1995. Pada 1997 di waktu yang sama, Laos dan Myanmar resmi menjadi anggota ASEAN. Kamboja menjadi negara yang terakhir bergabung pada tahun 1999.

Bagaimana dengan Timor Leste? Melalui situs resmi ASEAN, saat ini anggota tetap ASEAN masih berjumlah 10 dan Timor Leste masih belum berstatus sebagai anggota tetap.

Sebagai tambahan, meskipun banyak yang menganggap Timor Leste merupakan bagian dari ASEAN, negara yang dijuluki Bumi Loro Sae ini memang sudah diterima secara prinsip sebagai anggota ke-11 ASEAN pada November 2022 lalu, saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-40 dan k3-41 ASEAN di Phnom Penh. Akan tetapi, sesuai dengan ASEAN Leaders’ Statement on the Application of Timor-Leste for ASEAN Membership, Timor Leste menerima status observer atau pengamat. Dengan status tersebut, Timor Leste dapat mengikuti pertemuan-pertemuan ASEAN.

Dengan demikian, saat ini Timor Leste masih belum menjadi anggota resmi ASEAN, karena masih berstatus sebagai negara pengamat dan Timor Leste masih belum berstatus sebagai anggota tetap. (Citra Tangke)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....