Menelusuri Jejak Nenek Moyang Bangsa Indonesia di Taiwan
- 17 Jun 2026 11:20 WIB
- Sorong
RRI CO.ID Teminabuan - Sebuah penelusuran menarik dilakukan di Distrik Kuangfu, Kabupaten Hualien, Taiwan, untuk mengungkap kedekatan sejarah antara masyarakat Indonesia dan penduduk asli Taiwan. Melansir dari YouTube Rudy Chen, perjalanan ini menyoroti Desa Tafalong yang menjadi pemukiman Suku Amis, salah satu suku indigenous terbesar di Taiwan.
Kunjungan ini berfokus pada teori "Out of Taiwan" yang menyebutkan bahwa nenek moyang Austronesia, yang juga merupakan leluhur sebagian besar masyarakat Indonesia, bermigrasi dari Taiwan sekitar 4.000 hingga 2.000 tahun yang lalu. Kesamaan akar budaya tersebut terlihat dari berbagai aspek, mulai dari tradisi, arsitektur rumah adat, hingga kosakata yang terasa tidak asing bagi orang Indonesia.
Dalam kunjungannya ke Desa Tafalong, Rudy Chen mengamati rumah leluhur suku Amis yang dibangun dengan teknik pasak dan ikat tanpa menggunakan paku, sebuah kearifan lokal yang mampu bertahan di daerah rawan gempa. Selain itu, ditemukan pula kesamaan tradisi mengunyah biji pinang yang juga lazim ditemukan di berbagai suku di Nusantara.
Rudy juga berinteraksi dengan pekerja migran Indonesia yang berada di desa tersebut. Mereka mengungkapkan bahwa kehidupan di lingkungan masyarakat Suku Amis terasa nyaman, bahkan suasananya serupa dengan kampung halaman sendiri di Indonesia. Meskipun saat ini penduduk asli Taiwan telah mengalami asimilasi dan tantangan sejarah kolonialisme yang panjang, jejak tradisi dan identitas leluhur mereka, seperti festival panen tahunan, tetap dijaga dan dilestarikan hingga hari ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....