Peringatan Hari Pattimura, Mengenang Semangat Perjuangan Kapitan Maluku

  • 15 Mei 2026 11:14 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Masyarakat Maluku kembali memperingati Hari Pattimura yang jatuh setiap tanggal 15 Mei sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa pahlawan nasional Thomas Matulessy dalam melawan penjajahan Belanda pada tahun 1817.

Peringatan Hari Pattimura tahun ini berlangsung dengan berbagai kegiatan budaya, upacara penghormatan, serta doa bersama di sejumlah wilayah di Maluku. Momentum tersebut menjadi pengingat akan perjuangan rakyat Maluku dalam mempertahankan hak dan kebebasan dari kolonialisme.

Kapitan Pattimura, yang memiliki nama asli Thomas Matulessy, dikenal sebagai pemimpin rakyat Maluku yang berani dan tegas. Ia memimpin perlawanan besar terhadap Belanda, termasuk penyerangan Benteng Duurstede di Saparua pada 15 Mei 1817. Peristiwa itu menjadi simbol perjuangan rakyat Maluku melawan penindasan kolonial.

Sejarawan menilai perjuangan Pattimura tidak hanya menunjukkan keberanian, tetapi juga semangat persatuan rakyat dalam menghadapi penjajah. Meski akhirnya ditangkap dan dihukum mati oleh Belanda pada 16 Desember 1817, nama Pattimura tetap dikenang sebagai simbol perjuangan dan patriotisme bangsa.

Dalam berbagai kesempatan peringatan Hari Pattimura, masyarakat diajak untuk meneladani nilai-nilai perjuangan seperti persatuan, keberanian, dan cinta tanah air. Semangat tersebut dinilai penting untuk terus diwariskan kepada generasi muda di tengah perkembangan zaman.

Pemerintah juga terus mendorong pelestarian sejarah perjuangan Pattimura melalui pendidikan, kegiatan budaya, dan pengenalan tokoh-tokoh nasional kepada masyarakat luas. Hari Pattimura tidak hanya menjadi bagian dari sejarah Maluku, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh rakyat Indonesia akan pentingnya mempertahankan persatuan dan semangat perjuangan demi bangsa dan negara. (Grace)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....