Amankah Kendaraan Terus Terpapar Panas Siang Hari dalam Waktu Lama

  • 31 Agt 2026 12:45 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Kendaraan yang terparkir di bawah terik matahari dalam waktu lama merupakan kondisi yang cukup sering ditemui, terutama ketika pemilik mobil harus meninggalkan kendaraannya saat bekerja atau beraktivitas. Paparan panas dan sinar matahari secara terus-menerus ternyata dapat memengaruhi sejumlah bagian kendaraan.

Teknisi kendaraan di Sorong, Rohim, mengatakan panas matahari tidak secara langsung membuat kendaraan rusak, tetapi paparan dalam jangka panjang dapat mempercepat penurunan kualitas sejumlah komponen.

“Kalau hanya sesekali terkena panas, pada dasarnya tidak menjadi masalah besar. Namun, jika kendaraan setiap hari terpapar panas dalam waktu lama, beberapa bagian seperti cat, karet, plastik, dan interior bisa lebih cepat mengalami penurunan kondisi,” ujarnya.

Salah satu bagian yang paling mudah terlihat adalah cat bodi kendaraan. Paparan sinar ultraviolet (UV) dalam jangka panjang dapat membuat warna cat perlahan memudar dan permukaannya kehilangan kilap.

Selain bodi, komponen berbahan karet seperti karet wiper, seal pintu, dan karet pada bagian tertentu kendaraan juga dapat mengalami penuaan lebih cepat akibat paparan panas dan sinar matahari.

“Bagian karet biasanya akan lebih cepat keras atau getas kalau sering terkena panas. Karena itu, kendaraan yang sering parkir di luar sebaiknya mendapatkan perawatan tambahan,” katanya.

Panas juga dapat membuat suhu kabin meningkat secara signifikan. Kondisi tersebut tidak hanya membuat interior terasa sangat panas, tetapi juga dapat mempercepat penuaan material dashboard, jok, serta panel-panel berbahan plastik.

Untuk mengurangi dampak paparan matahari, pemilik kendaraan dapat menggunakan penutup kaca depan atau sunshade ketika mobil diparkir. Jika memungkinkan, kendaraan sebaiknya ditempatkan di area teduh atau menggunakan tempat parkir yang memiliki pelindung dari sinar matahari.

Perawatan rutin juga diperlukan. Pemilik kendaraan dapat menjaga kebersihan bodi, menggunakan produk perawatan yang sesuai, serta memeriksa kondisi karet dan komponen lain secara berkala.

Selain kondisi kendaraan, pemilik juga perlu memperhatikan barang yang ditinggalkan di dalam kabin. Benda tertentu yang sensitif terhadap panas sebaiknya tidak ditinggalkan di dalam mobil dalam waktu lama.

“Yang paling penting adalah mengurangi paparan langsung jika kendaraan memang harus diparkir lama. Kalau tidak ada tempat teduh, penggunaan sunshade bisa membantu mengurangi panas yang masuk ke kabin,” jelas Rohim.

Bagi masyarakat di Kota Sorong, kondisi cuaca panas membuat perlindungan kendaraan menjadi bagian penting dari perawatan. Kendaraan yang sering digunakan maupun yang lebih banyak terparkir tetap membutuhkan perhatian agar kondisinya dapat dipertahankan.

Dengan memilih lokasi parkir yang lebih teduh, menggunakan pelindung kaca, dan melakukan perawatan secara berkala, dampak paparan panas terhadap kendaraan dapat diminimalkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....