Maknai Maulid Nabi: Teladani Rasulullah lewat Akhlak Sehari - hari
- 24 Agt 2026 14:35 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong Selatan – Bulan Rabiul Awal kembali hadir, umat Islam di berbagai daerah mulai menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Di balik rangkaian shalawat dan pengajian, para ulama mengajak umat menjadikan Maulid sebagai pengingat untuk memperbaiki diri.
Ketua Umum Majelis Indonesia, KH Anwar Iskandar, mengatakan peringatan Maulid tidak boleh berhenti pada seremoni. Subtansinya adalah meneladani aklhak Rasulullah. “ Mari kita rayakan kelahiran Rasulullah dengan meneladani ajaran – ajarannya, membangun masyarakat Indonesia yang baik, benar, dan beradab,” ujar Kiai Anwar.
KH Anwar juga menegaskan bahwa, “ Nabi adalah teladan sempurna, setiap ucapan dan perbuatannya menjadi uswatun hasanah. Maka mari kita berakhlah sebagaimana Rasulullah, baik dalam keluarga, bermasyarakat, berpolitik, maupun berbangsa,” tegasnya.
Hal senada juga disampaikan cendekiawan Muslim Prof.Dr.M. Qurasih Shihab. Ia menekankan bahwa cinta kepada Nabi harus dibuktikan dengan perbuatan. Orang sering bertanya bagaimana cara mencintai Nabi. Jawabannya sederhana, tiru beliau. Nabi itu shiddiq, amanah, fathanah. Kalau kita bekerja sungguh – sungguh itu amanah. Kalau kita sabar saat diuji itu meneladani Nabi. Kalau kita senyum dan menyapa orang itu sedekah, itu juga sunnah Nabi.
Teladan Nabi itu sangat membumi dan bisa dilakukan siapa saja. Di rumah, seorang suami bisa membantu pekerjaan rumah dan bersikap lembut kepada keluarga. Di tempat kerja atau sekolah, kita bisa jujur dan bertanggung jawab dengan tugas yang di emban. Di lingkungan masyarakat, sikap ramah, tolong menolong, dan peduli kepada fakir miskin serta anak yatim adalah cerminan dan akhlak Nabi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....