saat Ribuan Suara Bersatu, 'Tanah Airku' Menjadi Simbol Cinta Tanah Air

  • 02 Agt 2026 06:47 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Momen pertandingan Timnas Indonesia selalu ditunggu pecinta sepak bola tanah air. Bukan Cuma kemenangan, lagi Tanah Air usai laga juga selalu dinanti. Pemain di lapangan, suporter di stadion, hingga penonton di rumah selalu terharu menyanyikan lagu ciptaan Sartidjah Niung (Ibu Soed).

Melansir Good News From Indonesia, lagu Tanah Airku yang diciptakan Ibu Soed tahun 1940an pada masa perjuangan kemerdekaan. Dalam lagu itu menceritakan betapa bangga dan cintanya seorang Ibu Soed pada tanah air sehingga selalu rindu pada alam Indonesia.

Ibu Soed terkenal dengan lagu anak seperti Kupu-kupu yang lucu, Naik Delman dan Menanam Jagung.

Lagu Tanah Airku menjadi salah satu lagu patriotik ciptaan Ibu Soed. Lagu ini pernah menjadi lagu penutup siaran beberapa TV seperti Tuban TV, T Beruang, Papua TV dan lainnya. kini menjadi lagu wajib ketika Timnas usai bertanding.

Ibu Soed lahir di Sukabumi, 29 Maret 1908. Ia pindah ke Bandung pada usia 12 tahun untuk bersekolah guru. Di Kweekschool, Ibu Soed dididik menjadi pengajar yang berdisiplin keras.

Dari bandung, Ibu Soed pindah ke Jakarta. Awalnya ia mengajar di HIS Jaga Monyet lalu pindah ke Sekolah Kartini. Di Sekolah Kartini, ia resah karena anak-anak Indonesia justru lebih tahu lagu Belanda.

Tahun 1927, Ibu Soed menulis lagu anak-anak pertamanya namun saat itu ia belum ada keinginan menerbitkan dan menyebarluaskan.

Ia menilai lagu bisa menjadi media untuk anak-anak mengenal keindahan alam, sekolah, orangtua, bunga dan hewan kesayangan. Ibu Soed mengabadikan keindahan alam dan hewan menjadi untaian lagu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....