Fasilitas Perpustakaan Terbatas, Keluarga Jadi Kunci Bangun Kebiasaan Membaca

  • 15 Jul 2026 08:17 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Literasi saat ini sangat gencar dilakukan berbagai pihak, khususnya bagi anak-anak hingga usia remaja. Bukan hanya karena membaca sebagai jendela ilmu, tapi membaca juga melatih seorang anak untuk fokus. Sayangnya belum semua sekolah memiliki perpustakaan, atau setidaknya memberikan waktu khusus bagi siswa untuk membaca di sekolah. Dan belum tentu sekolah swasta atau unggulan memberi ruang atau memenuhi kebutuhan literasi bagi siswa siswi.

Pengamat literasi, Dayu Rifanto, peneliti terkait literasi di masyarakat, menilai khusus di Kota Sorong ada sekitar 7 perpustakaan kelurahan yang statusnya tidak aktif. “Perpustakaan kelurahan di Kota Sorong tidak aktif, tapi saat ini masih ada komunitas baca yang jumlahnya puluhan, tersebar di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong. Jumlahnya lumayan banyak dan aktif,” kata Dayu.

Menurut Dayu, banyak penelitian yang menunjukkan bahwa membaca khusus bagi anak sangat bermanfaat untuk perkembangan kognitif. Kegiatan mambaca akan lebih memudahkan anak memahami pelajaran akademik ketika masuk usia sekolah dasar hingga lanjutan. Selain itu, aktivitas membaca juga dapat meningkatkan daya imajinasi dan mengembangkan rasa empati.

Menurut dia, belum maksimalnya keberadaan perpustakaan di tingkat kelurahan dan di tingkat sekolah, maka semua keluarga dapat membangun kebiasaan anak untuk cinta membaca. Saat ini hanya beberapa sekolah yang meluangkan waktu setiap pagi sebelum memulai pelajaran dengan kegiatan pojok membaca. Sekolah swasta atau bahkan sekolah unggulan juga belum semuanya mempunyai perpustakaan atau meluangkan waktu mengajak anak membaca.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....