Momen Piala Dunia Berperan Tekan Angka Kriminalitas di Papua Barat Daya
- 30 Jun 2026 21:31 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Jelang HUT Bhayangkara ke-80 tahun, RRI Sorong melaksanakan dialog luar studio bertempat di Markas Polda Papua Barat Daya, Senin 29 Juni 2026. Mewakili Kapolda Papua Barat Daya, Plt. Kabid Humas Polda Papua Barat Daya Kompol Jenny Setya Agustin Hengkelare. Jenny mengungkapkan meski baru berdiri dua tahun, Polda Papua Barat Daya berupaya maksimal menumbuhkan kepercayaan pada masyarakat sesuai dengan tema besar Hari Bhayangkara tahun 2026 adalah "80 tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat".
"Kami kan baru 2 tahun ada, dan kurang lebih aktif baru 1 tahun 5 bulanan, tapi kami terus membangun kepercayaan untuk masyarakat, dan terbukti dari hasil survei tahun 2025 itu, 70-an persen dan tahun 2026 ini 80-an persen tingkat kepercayaan masyarakat. Itu buat kami luar biasa sekali," ujar Jenny.

Selain berupaya menumbuhkan rasa percaya oleh masyarakat, Polri khususnya Papua Barat Daya terus berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dan berbagai pihak, salah satunya dengan forum lintas agama. "Kami terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan berbagai lintas sektor baik tokoh agama, tokoh adat dan lain-lain dalam upaya menjaga stabilitas keamanan. Kami tidak bisa sendiri, mengingat jumlah personel kami terbatas. Untuk menangani seluruh Papua Barat Daya hanya seribuan personel," lanjut Jenny.
Menurutnya, angka curanmor, curas, dan lain-lain cukup tinggi, salah satu akibatnya adalah miras dan angka pengangguran. Saat persiapan dialog luar studio, sembari bercanda, Jenny mengakui sejak adanya piala dunia sangat berpengaruh menekan angka kriminal.
"Sejak adanya piala dunia ini, sangat berkurang angka kriminal. Mungkin para pelaku pada fokus nonton bola ya? Jadi ada bagusnya juga piala dunia ini," canda Jenny.
Bukan hanya karena piala dunia, kata dia, namun kegiatan patroli yang gencar dilakukan, termasuk patroli gabungan berhasil mengungkap berbagai kasus kriminalitas di Papua Barat Daya. Bahkan yang terbaru dirilis kasus penipuan yang terungkap di luar wilayah Papua.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....