Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Diceritakan ketika Pulang Haji

  • 18 Jun 2026 09:40 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong Selatan – Pulang dari Tanah Suci bukan sekedar membawa koper berisi oleh – oleh. Ada cerita yang jauh lebih berharga untuk dibagikan kepada kerabat di tanah air. Cerita tentang keimanan, ketulusan, dan perjalanan hidup yang didapat selama berhaji. Saat rumah mulai ramai.

Saat rumah mulai ramai didatangi keluarga, tetangga, dan sahabat yang ingin bersilahturahmi, para Jemaah memiliki kesempatan menjadi penyambung inspirasi bagi mereka yang masih memendam rindu menuju Baitullah.

Dikutip dari detikHikmah, Pembimbing Ibadah PPIH Arab Saudi, Anis Diyah, mengingatkan Jemaah Haji Indonesia agar lebih banyak menceritakan pengalaman – pengalaman positif yang mampu membangkitkan semangat orang lain untuk beribadah. Kisah tentang kebersamaan jutaan manusia di Padang Arafah, persaudaraan tanpa memandang status sosial, sehingga indahnya kesetaraan di hadapan Allah SWT adalah pesan – pesan yang layak diwariskan kepada masyarakat. Karena satu cerita yang menyentuh hati bisa menjadi awal lahirnya niat suci untuk menunaikan haji atau umrah.

Namun ada satu hal yang sebaiknya tidak dibawah pulang sebagai bahan cerita, yaitu aib dan kekurangan orang lain. Tidak semua ujian yang dialami Jemaah di Tanah Suci harus diumbar. Bisa jadi itu adalah cara Allah membersihkan dosa hamba- Nya. Karena itu bagikan hikmah bukan fitnah. Tebarkan harapan, bukan ketakutan, karena terkadang satu cerita yang baik mampu menggerakan hati seseorang untuk memenuhi panggilan Allah ke Tanah Suci.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....