Ini Dia Fakta Menarik Tentang Kiswah Ka’bah yang Jarang Diketahui
- 18 Jun 2026 06:26 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong Selatan – Tahukah anda Kiswah Ka’bah yang selama ini terlihat sederhana dengan warna hitamnya ternyata merupakan salah satu karya seni Islam paling megah dan mahal di dunia. Kain penutup Baitullah ini dibuat dari 670 kilogram sutra alami, dihiasi benang emas dan perak, serta dikerjakan oleh ratusan ahli selama berbulan – bulan.
Dibalik kemegahannya, Kiswah menyimpan banyak fakta luar biasa yang jarang diketahui umat Islam. Ini fakta menarik Kiswah Ka’bah, dilansir dari berbagai sumber:
Terbuat dari 670 Kilogram Sutra
Kiswah yang saat ini menutupi Ka’bah dibuat menggunakan sekitar 670 kilogram sutra alami yang diwarnai hitam. Kain tersebut kemudian dihiasi sulaman kaligrafi ayat – ayat Al – Qur’an menggunakan sekitar 120 kilogram benang emas 24 karat serta 100 hingga 120 kilogram benang perak dan melibatkan lebih dari 240 tenaga ahli.
Biaya Produksinya Mencapai Puluhan Miliar Rupiah
Pembuatan satu set Kiswah Ka’bah membutuhkan biaya yang sangat besar. Nilainya diperkirakan melebihi 25 juta riyal Saudi atau sekitar Rp100 miliar.
Tidak Selalu Berwarna Hitam
Dalam berbagai periode sejarah Islam, Kiswah pernah dibuat menggunakan warna putih, hijau, kuning, hingga merah. Para sejarawan menyebut warna hitam identik dengan Kiswah sejak Dinasti Abbasiyah dan terus digunakan hingga sekarang.
Ada Sabuk Kaligrafi Sepanjang 47 meter
Sabuk ini memiliki lebar sekitar 95 sentimeter dengan panjang mencapai 47 meter. Di atasnya terdapat berbagai ayat Al – Qur’an yang disulam menggunakan benang emas dan perak dengan gaya kaligrafi Arab yang khas.
Tirai Pintu Ka’bah Menjadi Bagian Paling Mewah
Sitarah dikenal sebagai bagian paling mewah dan paling kaya ornament dalam keseluruhan Kiswah. Sulaman ayat – ayat Al – Qur’an dan dekorasi geometris pada bagian ini dibuat dengan detail yang sangat tinggi sehingga menjadi salah satu karya seni Islam paling bernilai di dunia.
Kiswah Diganti Setahun Sekali
Setiap tahun, Kiswah lama diganti dengan Kiswah baru dalam prosesi khusus yang dilakukan di tanggal 1 Muharam.
Kemana Kiswah Lama Pergi
Kain Kiswah terlebih dahulu dikembalikan ke pabrik Kiswah untuk menjalani proses konservasi dan preservasi. Setelah itu, bagian – bagian tertentu yang memiliki nilai historis dan artistik tinggi, seperti kaligrafi bersulam emas atau panel dekoratif, dipotong dan disimpan. Sebagian potongan kemudian diberikan kepada museum, lembaga resmi, tokoh penting, atau institusi yang memperoleh persetujuan dari otoritas Arab Saudi.
Kiswah Ka’bah ini merupakan simbol yang menyatukan umat Islam, dan juga menjadi simbol penghormatan terhadap Baitullah sekaligus bagian dari tradisi Islam yang telah berlangsung selama ber abad – abad.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....