Hari Albinisme Sedunia 2026: Bangga dengan Kulit Sendiri, Rayakan Semua Warna Kulit
- 11 Jun 2026 09:25 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong – Hari kesadaran Albinisme sedunia diperingati setiap tanggal 13 Juni. Peringatan ini bertujuan untuk merayakan hak asasi penyandang albinisme diseluruh dunia, melawan diskriminasi serta meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kondisi genetik.
Disadur United Nations, Albinisme adalah perbedaan yang langka, tidak menular dan diwariskan secara genetik yang ada saat lahir. Hampir semua jenis Albinisme, kedua orangtua harus membawa gen agar dapat diwariskan bahkan jika mereka sendiri tidak memiliki albinisme.
Kondisi ini ditemukan pada kedua jenis kelamin tanpa memandang etnisitas dan disemua negara di dunia. Albinisme mengakibatkan kurangnya pigmentasi (melanin) pada rambut, kulit dan mata yang menyebabkan kerentanan terhadap sinar matahari dan cahaya terang. Akibatnya hampir semua orang dengan albinisme mengalami gangguan penglihatan dan rentan terkena kanker kulit.
Meskipun jumlahnya bervariasi diperkirakan di Amerika Utara dan Eropa 1 dari setiap 17.000 hingga 20.000 orang memiliki beberapa bentuk albinisme. Kondisi ini jauh lebih lazim di Afrika sub-Sahara dengan perkiraan 1 dari 1.400 orang yang terkena dampak di Tanzania dan prevalensi setinggi 1 dari 1.000 yang dilaporkan untuk populasi tertentu di Zimbabwe dan untuk kelompok etnis spesifik lainnya di Afrika Selatan.
International Albinism Awarness Day mengusung tema ‘Proudly In My Skin: Celebrating All Skin Tones’ (Bangga dengan Kulitku : Merayakan Semua Warna Kulit). Tema tersebut mendorong pergeseran pandangan dari yang sebelumnya melihat albinisme sebatas pada penampilan, menjadi pengakuan penuh atas kemanusiaan dan hak-hak penyandang albinisme.
Kampanye ini dipusatkan oleh PBB dan berbagai organisasi disabilitas global untuk menghentikan stigma, perundungan dan diskiriminasi yang sering dialami penyandang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....