Waspada Satwa Liar, Ini Langkah Mitigasi yang dilakukan saat Bertemu Ular di Hutan

  • 30 Mei 2026 15:15 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID,Sorong– Menjelajahi keindahan alam hutan Papua Barat Daya menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta alam. Namun, aktivitas ini juga menyimpan potensi bahaya, salah satunya adalah potensi bertemu dengan satwa liar seperti ular.

Guna menjaga keselamatan selama melakukan penjelajahan, masyarakat dan para pelaku trekking diimbau untuk memahami langkah mitigasi yang tepat saat berpapasan dengan reptil tersebut di dalam hutan.

Kunci utama keselamatan saat bertemu ular adalah menjaga ketenangan dan tidak melakukan gerakan spontan. Ketika melihat keberadaan ular, pendaki diminta untuk segera menghentikan langkah dan mundur secara perlahan dengan menjaga jarak aman minimal dua hingga tiga meter.

Ular pada dasarnya memiliki kecenderungan untuk menghindari manusia jika tidak merasa terancam. Oleh karena itu, masyarakat sangat dilarang untuk memprovokasi, memukul, atau mencoba menangkap ular tersebut, karena tindakan agresif justru dapat memicu serangan balik yang fatal.

Selain menjaga ketenangan, para penjelajah hutan juga disarankan untuk selalu menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) yang sesuai, seperti sepatu boots atau sepatu trekking yang kuat, serta celana panjang berbahan tebal.

Penggunaan tongkat kayu untuk mengetuk jalur di depan saat melewati semak belukar juga sangat dianjurkan, karena getaran yang dihasilkan efektif membuat ular pergi sebelum terjadi paparan langsung. Dengan kewaspadaan yang tinggi dan penerapan prosedur keselamatan, potensi konflik antara manusia dan satwa liar di dalam hutan dapat diminimalisir.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....