Amalan Sunnah di Hari Raya Idul Adha yang Dianjurkan untuk Umat Muslim
- 26 Mei 2026 09:28 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Menjadi salah satu hari besar yang penuh makna bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selain identik dengan ibadah kurban, Idul Adha juga menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan, mempererat silaturahmi, dan memperbanyak amal kebaikan.
Dalam perayaannya, terdapat sejumlah amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan agar momen Hari Raya Idul Adha menjadi lebih bermakna dan penuh keberkahan. Amalan-amalan ini telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan menjadi bagian dari syiar Islam yang masih dijalankan hingga saat ini.
Berikut beberapa amalan sunnah di Hari Raya Idul Adha yang dapat dilakukan umat Muslim:
1. Mengumandangkan Takbir
Salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan menjelang dan saat Hari Raya Idul Adha adalah memperbanyak takbir. Umat Muslim dianjurkan mengumandangkan kalimat takbir, tahmid, dan tahlil sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT.
Takbir Idul Adha biasanya mulai dikumandangkan sejak malam hari raya hingga hari-hari tasyrik.
2. Mandi Sebelum Salat Id
Sebelum melaksanakan salat Idul Adha, umat Muslim dianjurkan mandi terlebih dahulu sebagai bentuk membersihkan diri dan menyambut hari raya dalam keadaan suci dan segar.
Amalan ini juga menjadi bentuk penghormatan terhadap hari besar umat Islam.
3. Mengenakan Pakaian Terbaik
Memakai pakaian yang bersih, rapi, dan terbaik termasuk sunnah yang dianjurkan saat Hari Raya Idul Adha. Tidak harus pakaian baru, tetapi lebih menekankan pada kebersihan dan kerapian.
Selain itu, umat Muslim juga dianjurkan menggunakan wewangian secukupnya sebelum pergi melaksanakan salat Id.
4. Tidak Makan Sebelum Salat Idul Adha
Berbeda dengan Idulfitri, pada Hari Raya Idul Adha Rasulullah SAW dianjurkan tidak makan terlebih dahulu sebelum melaksanakan salat Id.
Setelah salat, umat Muslim dianjurkan makan dari hasil daging kurban apabila memungkinkan.
5. Melaksanakan Salat Idul Adha
Salat Idul Adha menjadi salah satu amalan utama yang sangat dianjurkan. Salat ini dilakukan secara berjamaah di masjid maupun lapangan terbuka sebagai simbol kebersamaan umat Muslim.
Selain mendapatkan pahala, salat Id juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah.
6. Mendengarkan Khutbah dengan Khusyuk
Setelah salat Idul Adha, umat Muslim dianjurkan tetap berada di tempat untuk mendengarkan khutbah. Khutbah Idul Adha biasanya berisi pesan tentang keikhlasan, pengorbanan, dan keteladanan Nabi Ibrahim AS serta Nabi Ismail AS.
7. Menyembelih Hewan Kurban
Bagi yang mampu, menyembelih hewan kurban menjadi ibadah sunnah yang sangat dianjurkan pada Hari Raya Idul Adha dan hari tasyrik.
Ibadah kurban mengajarkan nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.
8. Mempererat Silaturahmi
Hari raya juga menjadi waktu terbaik untuk mempererat hubungan dengan keluarga, tetangga, sahabat, dan masyarakat sekitar. Saling mengunjungi, bermaafan, dan berbagi kebahagiaan menjadi bagian dari nilai luhur Idul Adha.
9. Memperbanyak Doa dan Dzikir
Idul Adha merupakan momen penuh keberkahan. Umat Muslim dianjurkan memperbanyak doa, dzikir, dan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan.
Doa-doa yang dipanjatkan di hari mulia ini diharapkan membawa keberkahan dan kebaikan dalam kehidupan.
Hari Raya Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi pengingat penting tentang arti pengorbanan, ketaatan, dan kepedulian terhadap sesama.
Melalui berbagai amalan sunnah yang dilakukan, umat Muslim diajak untuk meningkatkan kualitas iman sekaligus memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat. Dengan menjalankan sunnah-sunnah tersebut, perayaan Idul Adha diharapkan menjadi lebih bermakna dan membawa keberkahan bagi semua.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....