Kesalahan Umum saat Mengolah Daging Kurban

  • 23 Mei 2026 18:45 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Hari Raya Idul Adha identik dengan pembagian daging kurban yang kemudian diolah menjadi berbagai hidangan lezat. Namun, masih banyak orang yang melakukan kesalahan saat mengolah daging kurban sehingga hasil masakan menjadi alot, berbau prengus, atau kurang nikmat. Padahal, jika diolah dengan cara yang tepat, daging kurban bisa menjadi hidangan yang empuk dan menggugah selera.

Berikut beberapa kesalahan umum saat mengolah daging kurban yang perlu dihindari.

1. Langsung Mencuci Daging Sebelum Disimpan

Banyak orang langsung mencuci daging setelah menerima daging kurban. Padahal, mencuci daging sebelum disimpan justru dapat membuat daging lebih cepat rusak karena kelembapan memicu pertumbuhan bakteri. Sebaiknya daging langsung disimpan dalam wadah bersih dan dicuci hanya saat akan dimasak.

2. Menyimpan Daging dalam Kondisi Panas

Daging kurban yang baru dipotong biasanya masih hangat. Jika langsung dimasukkan ke dalam plastik tertutup atau freezer, kualitas daging bisa menurun dan mudah berbau. Sebaiknya diamkan terlebih dahulu hingga suhu daging normal sebelum disimpan.

3. Memasak Daging Tanpa Memotong dengan Benar

Potongan daging yang terlalu besar atau tidak melawan arah serat dapat membuat tekstur daging menjadi keras dan sulit empuk saat dimasak. Memotong daging melawan serat membantu menghasilkan tekstur yang lebih lembut.

4. Memasak Daging Terlalu Lama dengan Api Besar

Menggunakan api terlalu besar memang membuat masakan cepat matang, tetapi bisa menyebabkan daging menjadi keras. Untuk hasil yang empuk, gunakan api sedang atau kecil dan masak secara perlahan agar bumbu meresap sempurna.

5. Tidak Menghilangkan Bau Prengus dengan Tepat

Daging kambing sering memiliki aroma khas atau bau prengus. Kesalahan umum yang sering dilakukan adalah terlalu banyak menggunakan rempah tanpa teknik yang tepat. Cara sederhana untuk mengurangi bau prengus adalah menggunakan jeruk nipis, jahe, atau rempah seperti serai dan daun salam.

6. Terlalu Banyak Menggunakan Santan dan Minyak

Olahan Idul Adha seperti gulai dan rendang memang identik dengan santan. Namun penggunaan santan dan minyak berlebihan dapat membuat makanan terlalu berat dan kurang sehat. Sebaiknya gunakan secukupnya agar rasa tetap nikmat dan seimbang.

7. Tidak Memisahkan Porsi Daging Sebelum Dibekukan

Menyimpan seluruh daging dalam satu wadah besar menyulitkan saat akan digunakan. Akibatnya, daging harus dicairkan berulang kali yang dapat menurunkan kualitasnya. Sebaiknya pisahkan daging sesuai kebutuhan dalam beberapa wadah kecil.

8. Mengolah Daging Tanpa Marinasi

Banyak orang langsung memasak daging tanpa di marinasi terlebih dahulu. Padahal marinasi dengan bumbu sederhana seperti bawang putih, ketumbar, atau lada dapat membantu membuat daging lebih empuk dan kaya rasa.

Mengolah daging kurban dengan benar bukan hanya membuat masakan lebih lezat, tetapi juga menjaga kualitas dan kandungan gizinya. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, hidangan Idul Adha dapat dinikmati bersama keluarga dengan lebih nikmat dan sehat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....