Bahasa Arab jadi Penyumbang Terbesar Kosakata Asing di KBBI
- 03 Mei 2026 07:31 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional Indonesia. Dituturkan sekitar 280 juta penduduk Indonesia. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI menyebut bahasa Indonesia adalah proses perkembangan dari bahasa Melayu yang menjadi Lingua Franca.
Bahasa Indonesia bersifat inklusif dan terbuka. Banyak bahasa daerah dan bahasa asing yang diserap ke dalam bahasa Indonesia hingga dimasukkan ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Kemendikdasmen menyebut jika KBBI adalah cerminan nyata dari Bhineka Tunggal Ika. Bahasa Indonesia bisa menerima perbedaan dan keragaman sebagai wujud kekayaan Bangsa.
Tulisan Evi Nur Rohmah dilaman Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, munculnya Bahasa Arab di Indonesia tak luput dari sejarah penyebaran agama Islam di nusantara. Pedagang Arab yang bersandar di pelabuhan Nusantara juga menyebarkan agama islam. Mereka mengenalkan Islam dan bahasa kepada penduduk lokal.
Guru besar Linguistik Arab Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjajaran, Prof. Dr. Tajudin Nur, M. Hum menjelaskan jika bahasa Arab diperkirakan masuk ke Indonesia sekitar abad ke-7 hingga ke-8 masehi sejalan dengan masuknya Islam ke nusantara. Bahasa Arab berkontribusi besar dalam pengayaan kosakata dan pembentukan gramatika atau tata bahasa Indonesia.
Contoh kata yang diserap dari bahasa Arab adalah “makna, maksud, yakni, rakyat, dan akal”. Tajudin menjelaskan pelafalan fonetis dari bahasa Arab ke bahasa Indonesia pasti berubah karena fonem yang dimiliki bahasa Arab berbeda dengan di nusantara. Artinya orang Indonesialah yang menyesuaikan diri, turut masuk dalam institusi sosial politik membentuk konsep politik dan ketatanegaraan, seperti kata “hukum, hakim, mahkamah, ayat, amar, makmur, rakyat, musyawarah dan sebagainya”.
Tulisan Tajudin dalam jurnal Humaniora, aksara Arab alias huruf hijaiyah pernah menjadi aksara yang dipakai untuk tulis-menulis di nusantara sampai menjelang perang dunia I. Pemerintah Belanda mengganti aksara Arab itu menjadi aksara Latin untuk melemahkan pengaruuh bahasa Arab di nusantara.
Peran bahsa Arab di nusantara mulai merosot dan hanya dipelajari di pondok pesantren. Di lingkungan ponpes, bahsa Arab tidak dipelajari sebagai sarana berkomunikasi melainkan untuk mempelajari kitab-kitab keagamaan (kitab kuning).
Bahasa Arab masuk ke Indonesia sebagai bahasa dalam peribadatan umat Islam. Digunakan sebagai media dakwah, kajian keislaman, ilmu pengetahuan, kesenian sampai sastra. Bahasa Arab berperan membentuk budaya Indonesia termasuk penamaan berbahasa Arab oleh kalangan umat Islam di Indonesia.
Berikut merupakan daftar 10 bahasa asing penyumbang kosakata terbanyak di KBBI dirangkum dari GoodStats per Desember 2025 :
- Arab : 1.037
- Latin : 455
- Inggris : 374
- Sansekerta : 272
- Jepang : 223
- Prancis : 194
- Belanda : 181
- Tiongkok : 174
- Italia : 90
- Jerman : 34
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....