Susah Tidur Lama tapi Masih Lelah Ini Penyebabnya
- 14 Apr 2026 13:21 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Tidur cukup sering dianggap sudah cukup untuk memulihkan tenaga, namun banyak orang justru masih merasa lelah meski sudah tidur hingga delapan jam dengan kondisi ini ternyata berkaitan dengan kualitas tidur, bukan hanya lamanya waktu istirahat.
Penelitian dari RAND Corporation dan Harvard Medical School menjelaskan bahwa tidur yang baik terjadi saat tubuh masuk ke fase tidur dalam atau deep sleep.
Pada fase ini, tubuh melakukan pemulihan sel dan otak membersihkan sisa metabolisme, jika fase ini terganggu, tubuh tidak mendapatkan manfaat maksimal meski durasi tidur sudah cukup.
Salah satu penyebabnya adalah paparan layar ponsel atau perangkat digital sebelum tidur. Cahaya buatan dapat mengganggu ritme alami tubuh atau ritme sirkadian, sehingga otak sulit mengenali waktu istirahat. Akibatnya, hormon stres seperti kortisol tetap aktif dan membuat tubuh tidak benar-benar rileks saat tidur.
Para ahli menyarankan agar waktu tidur dijaga secara teratur, minimal 7–8 jam, serta mengurangi penggunaan perangkat elektronik sebelum tidur.
Selain itu, menciptakan suasana tenang seperti mematikan lampu atau menghentikan aktivitas kerja dapat membantu tubuh mengenali waktu istirahat, sehingga kualitas tidur menjadi lebih baik dan tubuh terasa segar saat bangun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....