Taklukkan Gravitasi, Denipam 3 Marinir Asah Presisi Freefall di Wind Tunnel
- 10 Apr 2026 18:59 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID,Sorong- Prajurit Detasemen Intai Para Amfibi (Denipam) 3 Marinir kembali menunjukkan profesionalisme dan kesiapan operasional melalui latihan freefall dengan memanfaatkan fasilitas Wind Tunnel sebagai sarana simulasi terjun bebas yang aman, terukur, dan presisi. Kegiatan ini dilaksanakan guna meningkatkan kemampuan teknis, ketepatan manuver udara, serta kepercayaan diri prajurit dalam menghadapi berbagai dinamika penugasan, berlangsung di Pegasus Sky Diving Simulator Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis 2 April 2026.
Latihan wind tunnel memberikan pengalaman realistis bagi prajurit untuk menguasai teknik dasar hingga lanjutan freefall, meliputi pengendalian posisi tubuh (body position), stabilitas di udara, navigasi pergerakan, teknik exit dari pesawat, hingga prosedur pembukaan parasut pada ketinggian tertentu. Hembusan angin berkecepatan tinggi yang menyerupai kondisi saat terjun dari ketinggian memungkinkan prajurit melaksanakan latihan berulang secara aman, sehingga mampu meminimalisir kesalahan, meningkatkan akurasi gerakan, serta membangun muscle memory yang sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan operasi sesungguhnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Latihan Satuan Dasar (LSD) Triwulan I Tahun 2026 aspek udara, yang bertujuan memelihara sekaligus meningkatkan profesionalisme prajurit dalam mendukung kesiapan operasional satuan. Latihan dipimpin oleh Letda Mar Asrofi Taufiqurrohman, yang menekankan pentingnya ketelitian, disiplin prosedur, serta keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap tahapan latihan.
Ditempat terpisah, Komandan Pasmar 3 Mayjen TNI (Mar) Andi Rahmat M., menyampaikan bahwa latihan freefall melalui fasilitas wind tunnel merupakan metode yang efektif dan modern dalam meningkatkan kualitas prajurit, khususnya pada aspek kemampuan infiltrasi udara yang menuntut presisi tinggi serta kepercayaan diri yang kuat.
“Latihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membentuk prajurit yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi berbagai spektrum penugasan. Penguasaan teknik freefall yang optimal akan meningkatkan efektivitas operasi sekaligus menjamin keselamatan personel dalam setiap misi,” tegasnya.
Melalui latihan yang terencana dan berkesinambungan, prajurit Denipam 3 Marinir diharapkan semakin terasah kemampuannya, memiliki kesiapan fisik dan mental yang prima, serta mampu menjawab tuntutan tugas secara cepat, tepat, dan profesional demi mendukung keberhasilan tugas Korps Marinir TNI Angkatan Laut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....