Makna Kamis Putih dalam Perayaan Paskah
- 02 Apr 2026 06:27 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID,Sorong- Kamis Putih merupakan salah satu hari penting dalam rangkaian Pekan Suci sebelum Paskah. Hari ini memperingati peristiwa Perjamuan Terakhir Yesus Kristus bersama para murid-Nya sebelum penyaliban. Pada malam itu, Yesus membagikan roti dan anggur kepada murid-murid-Nya, yang menjadi dasar dari perayaan Ekaristi atau Perjamuan Kudus hingga saat ini.
Selain itu, salah satu momen penting Kamis Putih adalah pembasuhan kaki para murid oleh Yesus. Tindakan ini melambangkan kerendahan hati dan teladan pelayanan kepada sesama. Yesus mengajarkan bahwa setiap orang dipanggil untuk melayani dengan kasih, tanpa memandang status atau kedudukan, dan menunjukkan bahwa pelayanan sejati berasal dari hati yang tulus.
Kamis Putih juga menjadi saat Yesus memberikan perintah baru kepada murid-murid-Nya untuk saling mengasihi. Pesan ini menjadi inti dari ajaran Kristiani dan relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun hubungan yang penuh empati dan kepedulian. Selain makna kasih, Kamis Putih menandai awal jalan pengorbanan Yesus menjelang penyaliban pada Jumat Agung, ketika Ia berdoa di Taman Getsemani sebelum ditangkap, menunjukkan ketaatan dan kesediaan untuk menjalani pengorbanan demi keselamatan umat manusia.
Di berbagai gereja, Kamis Putih dirayakan dengan misa khusus yang mencakup pembasuhan kaki dan perjamuan kudus. Suasana ibadah biasanya berlangsung khidmat dan penuh perenungan, diiringi doa malam sebagai bentuk refleksi atas peristiwa yang terjadi menjelang penyaliban.
Makna Kamis Putih tidak hanya terbatas pada peristiwa sejarah, tetapi juga menjadi pengingat bagi umat untuk hidup dalam kasih, melayani dengan tulus, dan rendah hati. Melalui peringatan ini, umat Kristiani diajak meneladani sikap Yesus dalam kehidupan sehari-hari—mengasihi, melayani, dan berkorban bagi sesama. (grace)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....