Menelusuri Sejarah Batam, Dari Medan Pertempuran Jadi Kota Industri Modern

  • 27 Mar 2026 15:31 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Kota Batam merupakan kota terbesar di Provinsi Kepulauan Riau dengan gugusan-pulau-pulau kecil dikawasan Selat Singapura dan Selat Malaka. Terdiri dari Pulau Rempang, Pulau Galang dan Pulau Batam yang terhubung dengan jembatan barelang.

Melansir GNFI, Pulau Batam adalah sebuah pulau besar dan 329 pulau yang ada di wilayah kota Batam, menjadi kota wisata dan industri di Indonesia. Bagian dari Kawasan khusus perdagangan bebas Batam-Bintan-Karimun (BBK).

Dulu Kota Batam hanya sebuah pulau biasa dengan hutan lebat yang hijau dan tidak berpenghuni. Pulau Batam dihuni pertama kali oleh orang melayu dengan sebutan orang selat sejak tahun 231 Masehi.

Awalnya disebut pulau batang menurut peta pelayaran VOC tahun 1675 yang masih ada di perpustakaan Universitas Leiden di Belanda. Menjadi medan peperangan Laksamana Hang Nadim melawan penjajahan.

Tahun 1960-an sebagai basis logistik minyak bumi di pulau Sambu. Kerajaan Melayu Singapura, kemaharajaan Melayu Melaka, kemaharajaan Melayu dan kerajaan Riau-Lingga pernah menguasai pulau ini.

Tahun 1970-an Batam mulai dikembangkan menjadi sentra logistik dan operasional minyak dan gas bumi oleh Pertamina. Pemerintah ingin mewujudkan cita-cita agar Batam menjadi ‘Singapura-nya’ Indonesia.

Melalui keputusan Presiden nomor 41 tahun 1973 pembangunan Batam dipercayakan kepada Otorita pengembangan daerah industri pulau Batam atau sekarang dikenal dengan Badan Pengusahaan Batam (BP Batam).

Tahun 1980-an berdasarkan peraturan Pemerintah nomor 34 tahun 1983 wilayah kecamatan Batam yang merupakan bagian dari Kabupaten Kepulauan Riau ditingkatkan menjadi Kotamadya Batam dengan tugas menjalankan administrasi pemerintahan dan kemasyarakatan serta mendukung pembangunan yang dilakukan Otorita Batam (BP Batam)

Tahun 1990-an UU Nomor 53 Tahun 1999 menetapkan Kotamadya administrasi Batam berubah status menjadi daerah otonomi yaitu Pemerintah Kota Batam menjalankan fungsi pemerintahan dan pembangunan dengan mengikutsertakan Badan Otorita Batam (BP Batam).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....