Dari Sewa Kios Kecil jadi Praktisi Hukum

  • 15 Mar 2026 14:15 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Memang benar, usaha keras akan berbuah manis kelak. Saat awal saya jadi penyiar di RRI Sorong sekitar tahun 2006, dulu sangat aktif kepengurusan Fans Club RRI Sorong. Karena saya sendiri berawal dari pengurus Fans Club. Salah satu pengurus Fans Club dialah Bhonto Adnan Wally, yang pada akhirnya menjadi ketua Fans Club RRI Sorong. Pada waktu itu Bhonto pemuda sederhana yang selalu aktif menginisiasi berbagai kegiatan Fans Club RRI. Awalnya kerja serabutan,perlahan mulai usaha percetakan buat spanduk,krans bunga dan lain lain dengan menyewa kios sederhana di sekitar bandara Deo Sorong. Bahkan dia mengaku sempat beli komputer secara kredit di sebuah toko komputer.

"Saya masih ingat waktu itu awal ada satu toko komputer yang buka saya kredit komputer dengan printernya semua buat awal usaha. Malah sempat kios disuruh pindah tapi di perpanjang,meskipun pada akhirnya disuruh pindah juga" ujar Bhonto.

Tak lama kemudian dia menikah dan punya empat orang anak,dengan tetap usaha kios kecil bersama istri dan dua orang anak pada awalnya. Berawal dari orangtua khususnya ibu yang tidak berpendidikan layak,Bhonto berupaya untuk berkuliah ,meski sempat mengambil jurusan teknik cuma semester awal,akhirnya dia memutuskan pindah fakultas.

"Saya sempat ambil jurusan teknik,tapi cuma semester awal,akhirnya saya pindah fakultas hukum.alhamdulillah,saat ini sedang persiapan S3. Istri saya juga kuliah,karena buat saya pendidikan itu sangat penting,dan saya terapkan juga untuk anak anak. Terus juga saya berkaca dulu mama saya tidak sekolah selesai,jadi saya harus punya pendidikan yang baik" lanjutnya.

Saat ini Bhonto juga sebagai pengurus DPC Peradi Kota Sorong. Salah satu keinginannya akan membuka usaha dibidang pendampngan hukum dan bekerjasama dengan istriny sendiri sebagai partnernya.

"Keinginan saya kelak,mau usaha dibidang hukum juga,sekalian bisa partner sama istri,kalau orang tanya kenapa hukum,karena ilmu tentang hukum itu luas,menarik,mungkin juga karena dulu masih remaja pernah bermasalah dengan hukum beberapa hari merasakan di penjara,cuma kasusnya bukan kejahatantapi lebih pada harga diri keluarga sih" terang Bhonto.

Niat baik di tambah usaha sudah pasti dapat mewujudkan semua yang kita inginkan,semoga saja kisah Bhonto bisa mengajak pemuda khususnya untuk tidak menyerah pada keadaaan,dan bahwa pendidikan itu sangat penting bagi masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....