Bertengkar Sehat: Cara Menyelesaikan Konflik tanpa Merusak Hubungan

  • 12 Mar 2026 20:47 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Pertengkaran sering kali dianggap sebagai sesuatu yang negatif dalam sebuah hubungan. Padahal, perbedaan pendapat adalah hal yang wajar terjadi, baik dalam hubungan keluarga, persahabatan, maupun hubungan pasangan. Selama dilakukan dengan cara yang tepat, pertengkaran justru bisa menjadi sarana untuk saling memahami dan memperkuat hubungan. Inilah yang dikenal dengan istilah bertengkar secara sehat.

Bertengkar sehat berarti menyampaikan perasaan, pendapat, atau ketidaksetujuan tanpa menyakiti atau merendahkan pihak lain. Dalam konflik yang sehat, setiap orang memiliki kesempatan untuk berbicara dan didengarkan. Tujuannya bukan untuk memenangkan perdebatan, tetapi untuk menemukan solusi terbaik bagi kedua belah pihak.

Salah satu kunci dari bertengkar sehat adalah mengendalikan emosi. Ketika emosi sedang memuncak, sering kali seseorang mengucapkan kata-kata yang justru dapat melukai orang lain. Oleh karena itu, penting untuk menenangkan diri terlebih dahulu sebelum melanjutkan pembicaraan. Dengan pikiran yang lebih tenang, seseorang dapat menyampaikan pendapat dengan lebih jelas dan bijak.

Selain itu, penting juga untuk menghindari kata-kata yang menyalahkan atau menyerang pribadi. Fokuslah pada masalah yang sedang dibahas, bukan pada karakter seseorang. Menggunakan kalimat seperti “Saya merasa…” atau “Menurut saya…” dapat membantu menyampaikan pendapat tanpa terkesan menyudutkan pihak lain.

Mendengarkan juga menjadi bagian penting dalam konflik yang sehat. Banyak pertengkaran terjadi karena masing-masing pihak hanya ingin didengar tanpa benar-benar memahami sudut pandang orang lain. Dengan mendengarkan secara aktif, seseorang dapat lebih memahami alasan di balik perasaan atau tindakan orang lain.

Pada akhirnya, tujuan dari bertengkar sehat adalah mencari jalan tengah dan memperbaiki hubungan, bukan memperbesar masalah. Konflik yang diselesaikan dengan komunikasi yang baik justru dapat membuat hubungan menjadi lebih kuat, karena masing-masing pihak belajar untuk saling menghargai dan memahami.

Dengan menerapkan cara bertengkar yang sehat, perbedaan pendapat tidak lagi menjadi ancaman bagi hubungan, melainkan kesempatan untuk tumbuh bersama dan mempererat hubungan dengan orang-orang di sekitar.(grace)

Rekomendasi Berita