Minim Kolaborasi, Minim Investasi

  • 30 Agt 2026 18:51 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID,Sorong: Sebagai Provinsi baru, Papua Barat Daya terus berupaya meningkatkan investasi, bagi kemajuan dan kesejahteraan. Mengingat potensi yang belum sepenuhnya tergali. Dalam dialog Sorong Menyapa Programa 1 Sorong hadir Sekretaris Penanaman Terpadu Satu Pintu (PTSP) provinsi Papua Barat Daya Hery Widjasena mengatakan telah melakukan pemetaan wilayah untuk memaksimalkan investasi.

“Kami kan sebagai pihak yang untuk sifatnya koordinatif ya, jadi dana pusat itu 3,5 trilyun rupiah, di tahun 2025 belum terlalu maksimal hanya 0,1 persen. Nah, tahun ini kami bagi Kota Sorong dan Kabupaten Sorong yang paling besar karena masih bertumpu pada Kota Kabupaten yang sebagian besar lebih ke jasa, jadi missal di Maybrat 190 Milyar,kemudian Raja Ampat 205 Milyar’,Jelas Hery.

Dengan kondisi wilayah Papua Barat Daya yang belum semua tersentuh seluruhnya, Hery mengakui belum maksimalnya kolaborasi dengan semua pihak sehingga potensi yang ada saat ini masih belum tereksplor maksimal.

“Contoh saja,ikan kaleng yang kita beli di supermarket itu hasil alam disini,tapi pengolahannya di Jawa,terus dilabel,balik lagi kesini,banyak lah kalau mau bilang contoh itu. Terus kalau di maksimalkan,bayangkan adanya investasi sampai saat ini data yang saya dapat itu untuk penyerapan tenaga kerja sudah mencapai duaribu tigaratus duapuluh satu orang dan hanya 7 tenaga orang asing”,lanjut Hery.

Hery berharap bahwa kolaborasi semua pihak bisa terus dimaksimalkan,kemudian mulai menciptakan dan menjadi pusat ekonomi baru untuk kemajuan, juga investasi ditingkatkan agar bermanfaat bukan hanya bagi kemajuan sebuah wilayah namun masyarakatnya juga mendapat manfaat dari sebuah investasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....