Guru Agama Perlu Memperkuat Karakter dan Psikologis Anak

  • 06 Okt 2026 16:06 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Puluhan guru agama tingkat SD dan SMP mengikuti Sosialisasi Sinergi Aspek Spiritual, Pembentukan Karakter dan Pola Asuh Psikologis pada Anak di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, Selasa, 6 Oktober 2026.

Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Sintang, Edy Harmaini, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menyamakan persepsi dalam menangani permasalahan anak secara terpadu, dengan mengoptimalkan peran guru agama melalui pendekatan spiritual dan psikologis yang humanis.

"Maksud dilaksanakan kegiatan adalah membangun dan menyamakan persepsi dalam menangani permasalahan peserta didik secara terpadu. Tujuan kegiatan ini untuk menyelaraskan dan mengoptimalkan peran strategis guru agama dalam menangani permasalahan peserta didik melalui pendekatan spiritual dan psikologis humanis," ujarnya.

Menurut Edy, keterlibatan guru agama menjadi penting karena pembentukan karakter anak tidak hanya berkaitan dengan pendidikan di dalam kelas, tetapi juga menyangkut nilai moral, spiritual, pola pengasuhan, serta kondisi psikologis anak.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kerja sama lintas sektor dalam mendukung pencegahan kekerasan terhadap anak (KTA), anak berhadapan dengan hukum (ABH), dan perkawinan anak.

"Adapun fokus tema kegiatan adalah sosialisasi sinergi aspek spiritual, pembentukan karakter dan pola asuh psikologis pada anak," kata Edy.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan sejumlah materi yang berkaitan dengan tantangan pendidikan dan pengasuhan anak. Materi pertama mengenai Pendidikan Karakter di Era Digital disampaikan oleh Sekretaris Diskominfo Kabupaten Sintang, Haryani.

Selanjutnya, materi Sinergi Guru Agama dan Pendampingan Orang Tua dalam Pendidikan Moral dan Spiritual Anak disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang, Hasib Arista. Sementara materi Pola Asuh Humanis sebagai Upaya Penguatan Psikologis Anak disampaikan oleh psikolog Noverita Siboro.

Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan memiliki pemahaman yang semakin kuat dalam mendampingi peserta didik, sekaligus mampu membangun komunikasi yang baik dengan orang tua untuk mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

Kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan berbagai pihak terkait diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak dalam membentuk karakter, mengembangkan potensi, serta menghadapi berbagai tantangan di era digital. (Sta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....