KPH Sintang Utara Perkuat Pemadaman Karhutla di Kapuas Kiri Hulu
- 15 Sep 2026 22:03 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kelurahan Kapuas Kiri Hulu, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Senin, 14 September 2026.
Tim gabungan yang terdiri dari personel kepolisian, pemadam kebakaran dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Sintang Utara turun langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api semakin meluas.
Kasi Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan KPH Sintang Utara, Syarif Verdi, mengatakan lokasi kebakaran tersebut sebelumnya telah ditangani tim pada pekan lalu. Saat itu, petugas telah melakukan pemadaman sekaligus pendinginan untuk memastikan api tidak kembali menyala.
“Sebenarnya lokasi ini, yang di Ulak Jaya, sudah terjadi di minggu lalu. Di minggu lalu kami sudah melakukan pemadaman, melakukan pendinginan, tapi ternyata, dalam 2-3 hari ini terjadi lagi kebakaran sampai ke sini,” ujar Verdi.
Menurut Verdi, kondisi lahan yang didominasi gambut menjadi salah satu tantangan dalam proses pemadaman. Api pada lahan gambut dapat bertahan di bawah permukaan sehingga diperlukan pembasahan secara menyeluruh agar tidak kembali menimbulkan asap maupun titik api.
“Kebetulan daerah ini juga gambut, agak susah kita memadamkan, karena kalau gambut ini memang harus benar-benar dibasahkan. Jadi jangan sampai ada potensi asap yang kecil itu, itulah yang menimbulkan api semakin besar,” katanya.

Verdi menjelaskan, KPH Sintang Utara mengerahkan 21 personel untuk membantu penanganan Karhutla tersebut. Petugas menggunakan satu unit mesin pemadam dengan dukungan selang panjang untuk menjangkau titik-titik api di lokasi.
“Kemarin kami memadamkan di Jerora dan hari ini kita melihat ada laporan api besar, kita ke sini, personel kita ada 21 orang, menggunakan satu mesin, tapi dengan selang yang panjang,” ujarnya.
Dalam penanganan di lapangan, KPH Sintang Utara berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta kepolisian. Secara keseluruhan, sekitar 40 personel gabungan diterjunkan untuk melakukan pemadaman.
“Laporan ini sebenarnya dari 2 hari yang lalu sudah ada, cuma kita dengan Tim Satgas Kabupaten, itu sudah masing-masing instruksi dari BPBD, untuk di tempat-tempat mana yang kita padamkan,” katanya.

Setelah menyelesaikan pemadaman di kawasan Jerora, tim kemudian bergerak ke Kelurahan Kapuas Kiri Hulu setelah menerima laporan masyarakat mengenai kobaran api yang cukup besar.
“Hari ini kita habis dari Jerora, laporan masyarakat sekitar jam 2 tadi dan kita mulai jam 3 sampai malam,” ujar Verdi.
Verdi menegaskan, penanganan Karhutla di lahan gambut membutuhkan pemadaman dan pendinginan secara menyeluruh. Langkah tersebut penting untuk mencegah api kembali muncul dan mengurangi potensi kabut asap yang dapat mengganggu masyarakat. (Sta)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....