Warga Sintang Minta Operasi Water Bombing Diprioritaskan di Sintang

  • 07 Sep 2026 08:28 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Warga Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, mendesak pemerintah memprioritaskan operasi water bombing untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Sintang.

Desakan tersebut disampaikan Herlina, warga kawasan Tugu Jam, Sintang. Menurutnya, penanganan melalui udara sangat dibutuhkan karena kebakaran telah berlangsung cukup lama, sementara kondisi lahan semakin kering dan hujan belum turun secara signifikan.

Ditemui RRI Sintang saat turut berjibaku memadamkan api di area Tugu Jam Sintang, Herlina menilai water bombing seharusnya diarahkan terlebih dahulu ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau petugas melalui jalur darat.

“Menurut saya sangat-sangat perlu sekali water bombing itu. Harusnya ke sini dulu, pelosok yang jauh begini dulu yang dipikirkan,” ujar Herlina.

Ia mengatakan, kondisi kebakaran di wilayah Sintang sudah semakin mengkhawatirkan. Api terus membakar lahan secara bertahap karena kondisi tanah yang kering dan minimnya hujan.

“Ini sudah semua hutan sudah ludes. Ada tahapan-tahapan api membakar karena tidak ada basah dari bumi ini, tidak mengeluarkan hujan sedikit pun,” katanya.

Menurut Herlina, operasi pemadaman dari udara menjadi salah satu kebutuhan mendesak untuk membantu petugas yang menghadapi keterbatasan sumber air dan sulitnya akses menuju lokasi kebakaran.

Ia juga meminta pemerintah memastikan pelayanan penanganan karhutla diberikan secara merata, tidak hanya berfokus pada wilayah perkotaan atau daerah yang lebih dikenal.

“Jangan cuma yang daerahnya terkenal, kota-kota besar saja yang dibom air. Di sini tidak. Sementara kita ini juga sama haknya. Kewajibannya sama, ya haknya juga harus sama. Pelayanannya merata,” tegasnya.

Herlina berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperkuat penanganan karhutla di Sintang, termasuk mempertimbangkan pengerahan water bombing ke wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Bagi warga, kehadiran bantuan pemadaman dari udara dinilai penting untuk mempercepat pengendalian api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke kawasan lainnya. (dby)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....