Demi Dapatkan BBM, Warga Sintang Rela Antre Berjam-jam di SPBU
- 29 Sep 2026 16:37 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID - Sintang, Antrean panjang kendaraan terjadi di SPBU Beji Jalan Sintang-Kelam Kabupaten Sintang pada Selasa, 29 September 2026. Ratusan kendaraan roda dua dan roda empat terlihat berbaris untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite.
Antrean dari nosel pengisian hingga ujung barisan diperkirakan mencapai lebih ratusan meter yang mengantri mengantre hingga dua banjar.
| Baca juga: Pelajar Sintang Diminta Bijak Hadapi Hoaks |
Antrean tersebut tidak hanya diisi pelaku usaha tetapi juga masyarakat umum yang rela menunggu berjam-jamdi bawah terik matahari. Salah seorang warga Sintang Isnaini mengatakan dirinya rela kepanasan karena harga Pertalite di SPBU jauh lebih murah dibandingkan membeli dari pedagang eceran.
“Untuk pake sendiri, panas sih, tapi daripada beli di luar tu harganya sampai di atas 20.000. Bayangkan lah beli dua liter jak dah 40.000-an, dah dapat tiga liter, hampir empat liter kalau di SPBU," Kata Isnaini
Hal senada disampaikan Resa salah seorang pengajar di SDN 1 Sintang yang turut mengantre Pertalite di SPBU Beji. Ia mengatakan memilih mengantre karena ketersediaan Pertalite di tingkat pedagang eceran dalam sepekan terakhir terkadang sulit didapat. Kalaupun tersedia menurutnya harga yang ditawarkan bisa mencapai dua kali lipat dibandingkan harga di SPBU.
“Kadang kan di eceran tu kadang ndak ada, kalaupun ada ya harganya ya di atas rata-rata lah, ndak masuk akal kadang-kadang sampai dua kali lipat minggu kemaren. Ni kebetulan antreannya ndak terlalu panjang ya ndak masalah ngantri seminggu sekali," Ucapnya.
Resa mengaku biasanya menghabiskan waktu sekitar satu setengah hingga dua jam untuk mengantre mendapatkan Pertalite. Ia bahkan memilih menyimpan stok BBM untuk memenuhi kebutuhan perjalanan selama sepekan termasuk sebagai persiapan apabila sewaktu-waktu harus bepergian ke luar kota.
Kondisi antrean panjang ini menunjukkan masyarakat tetap memilih membeli Pertalite di SPBU meski harus meluangkan waktu cukup lama terutama karena harga BBM di tingkat eceran dinilai jauh lebih mahal dan ketersediaannya tidak selalu tersedia.(RMD)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....