Prosesi Ritual Adat Awali PGD Ke-XIII di Sintang

  • 29 Jul 2026 07:27 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Rangkaian Pekan Gawai Dayak (PGD) Kabupaten Sintang ke-XIII Tahun 2026 resmi diawali dengan prosesi ritual adat yang berlangsung di Rumah Betang Tampun Juah, Jerora Satu pada Selasa 29 Juli 2026. Prosesi sakral tersebut dipimpin langsung oleh Seksi Ritual Adat sebagai penanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan budaya tahunan masyarakat Dayak di Kabupaten Sintang. Acara berlangsung khidmat dan diikuti para tokoh adat, panitia, serta masyarakat.

Ritual adat memiliki makna penting dalam pelaksanaan Pekan Gawai Dayak karena menjadi simbol ungkapan syukur, penghormatan kepada leluhur, sekaligus doa agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan membawa keberkahan bagi masyarakat.

Koordinator Seksi Ritual Adat, Petrus Mida, mengatakan ritual adat juga berfungsi sebagai penolak bala atau energi negatif guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan terlindungi dari berbagai hambatan yang tidak diinginkan. Menurutnya, melalui doa dan ritual adat, masyarakat memohon keselamatan agar perayaan dapat berlangsung tertib, lancar, dan aman.

"Artinya semua hal yang negatif-negatif hari ini kita ee tolak melalui ritual yang kami sampaikan. Tentu jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Maka seperti tadi disampaikan oleh ketua DAD bahwa ritual ini adalah agar supaya nya semua perlaksanaan daripada gawai ini bisa berjalan dengan baik, dengan lancar, dengan aman. Saya rasa itu inti kegiatan yang kami laksanakan," jelas Mida.

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sintang, Jeffray Edward, mengajak seluruh masyarakat untuk hadir memeriahkan Pekan Gawai Dayak sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik hingga selesai.

"Harapan kita bahwa seluruh masyarakat bisa hadir mendukung semua kegiatan ini dan menjaga ketertibahan keamanan sehingga semua rangkaian kegiatan kita dari awal hingga akhir boleh berjalan dengan baik," jelasnya.

Ajakan serupa disampaikan Ketua Panitia Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang ke-XIII Tahun 2026, Toni. Ia berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga situasi yang kondusif sehingga perayaan Gawai Dayak menjadi momentum kebersamaan, ungkapan syukur, dan sukacita bagi seluruh masyarakat.

"Saya selaku ketua panitia mohon dukungan kepada semua pihak yang hadir ke sini jaga keamanan dan ketertiban, mari kita begawai mengucap syukur kepada Tuhan yang Maha Esa. Kita begawai di tempat ini bergembira ya. Jaga kemaman tertiban itu intinya. Yang penting bahwa gawai dayak ini bisa terlaksana, aman dan damai," kata Toni.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....