Lasarus Pukul Gong 18 Kali Buka Gawai Dayak Melawi 2026

  • 29 Mei 2026 13:43 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, MELAWI - Pekik magis 'Tariu' menggema memecah langit Kabupaten Melawi, mengiringi prosesi sakral pembukaan Pekan Gawai Adat Dayak (PGD) XVIII Tahun 2026, Kamis, 28 Mei 2026 Siang. Hentakan kebanggaan yang membakar semangat lautan manusia tersebut dipimpin langsung oleh tokoh masyarakat Dayak, Lasarus, sesaat sebelum meresmikan perhelatan akbar kebudayaan ini.

Berdiri di atas panggung kehormatan dengan balutan atribut adat, Lasarus sukses menyatukan energi ribuan masyarakat yang memadati area gawai.

"Sebelum saya pukul gong ini, mari kita panggil semangat kita lagi. Kita Tariu satu kali. Tariu!" seru Lasarus dengan lantang, yang seketika dijawab dengan gemuruh pekikan balasan bersahut-sahutan dari para hadirin.

Dalam momen puncak peresmian tersebut, Lasarus didaulat untuk memukul gong sebanyak 18 kali. Angka ini bukan tanpa makna, melainkan sebuah simbolisasi sakral yang selaras dengan usia pelaksanaan PGD Kabupaten Melawi yang telah menginjak tahun ke-18.

Ia memberikan penekanan khusus bahwa prosesi penghitungan pukulan gong ini terikat erat dengan pakem leluhur yang pantang disepelekan.

"Kita hitung sama-sama, karena ini adat tidak boleh salah hitungannya. Hitung dengan teriak sekuat mungkin," pesannya tegas mengomandoi massa.

Satu per satu pukulan gong pun dilayangkan, diiringi paduan suara ribuan warga yang menghitung serentak dari angka satu hingga delapan belas. Hentakan gong terakhir disusul dengan sorak-sorai sukacita, menjadi penanda sah dimulainya pesta pelestarian adat dan budaya Dayak terbesar di Bumi Nanga Pinoh tersebut.

Di sela-sela prosesi, Lasarus tak luput menyampaikan penghormatan mendalam kepada jajaran Forkopimda Melawi serta para tamu kehormatan, termasuk Wakil Bupati Sanggau dan Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sekadau. Secara khusus, ia juga mengapresiasi kehadiran para panglima pasukan Dayak yang turut mengawal marwah acara.

"Di sini juga ada panglima-panglima pasukan Dayak, ada Pak Petrus, Pak Marcelinus, Pak James sahabat saya di Sintang, dan seluruh pasukan Dayak yang hadir atas izin kita semua," pungkas Lasarus mengapresiasi kekompakan lintas daerah tersebut. (Arf)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....