Desa Sungai Ana Terima Bantuan Alat Produksi dari Kemendikti Saintek

  • 27 Jul 2026 19:25 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Pemerintah Desa Sungai Ana, Kecamatan Sintang, menerima bantuan peralatan produksi sebanyak delapan alat untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan sepuluh alat untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Pemberdayaan Desa Binaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) Tahun 2026. Penyerahan bantuan berlangsung pada Jumat, 24 Juli 2026 di Aula Kantor Desa Sungai Ana.

Bantuan diserahkan dalam kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Skema Pemberdayaan Berbasis Kewirausahaan dan Kewilayahan Desa Binaan dengan tema "Revitalisasi Ekonomi dan Lingkungan Desa Sungai Ana: Kolaborasi UMKM Bersinar dan BUMDes dalam Transformasi Menuju Desa Berkelanjutan Tahun ke-2." Program ini merupakan kolaborasi Kemendikti Saintek, Universitas Tanjungpura Pontianak, dan STIKES Kapuas Raya Sintang.

Kepala Desa Sungai Ana, Marlin Syahalam, mengatakan bantuan yang diterima menjadi peluang sekaligus tanggung jawab bagi BUMDes dan UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha serta membuktikan hasil nyata melalui peningkatan produksi.

"Kami bersyukur bisa terwujud di desa kami. Tetapi di sisi lain ini juga menjadi tantangan bagi yang menerima peralatan ini, terutama BUMDES dan UMKM. Artinya kepercayaan yang diberikan ini harus ada bukti nyatanya nanti, peningkatan baik produksi dan kapasitas dari UMKM dan BUMDes. Jadi alat yang diterima ini paling tidak akhir tahun ini sudah bisa terukur peningkatan produksi dari UMKM dan peningkatan dari BUMDes-nya. Ini harapan kami. Tapi kalau ini belum begitu maksimal tentu nanti kami desa juga akan merasa bahwa apa yang diamanatkan ini belum berjalan dengan maksimal. Mudah-mudahan kawan-kawan, Ibu-ibu UMKM bisa menerima alat ini dan bisa memanfaatkannya sehingga terjadi peningkatan produktivitas dan juga berpengaruh pada ekonomi," ujar Marlin.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atas dukungan yang diberikan kepada Desa Sungai Ana melalui program tersebut.

Sementara itu, Ketua Tim Pelaksana, Eka Priadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari program tahun pertama yang dinilai berhasil, sehingga Desa Sungai Ana kembali memperoleh hibah pada tahun kedua.

"Ini adalah merupakan tahun kedua kami dapatkan di mana tahun pertama, kita tahun lalu sudah melakukan kegiatan di sini Bapak Pak Camat. Kemudian kita sudah menghibahkan beberapa alat dan alhamdulillah karena dukungan daripada UMKM bersinar kemudian daripada BUMDes Sungai Ana ini sangat bagus sekali sehingga pada saat monev yang dilakukan oleh pihak Kemendikti Saintek kita mendapatkan lanjutan di hibah tahun kedua. Dan mudah-mudahan untuk tahun ini juga kami tetap minta dukungan dari seluruh anggota UMKM, BUMDes, maupun kepala desa atau seluruh perangkat yang ada di sini supaya kita bisa mendapatkan pendanaan di tahun ketiga," kata Eka Priadi.

Menurut Eka, program tahun kedua difokuskan pada modernisasi teknologi bagi UMKM dan BUMDes melalui pemberian alat produksi tepat guna dan pendampingan manajemen usaha. Program ini juga mengembangkan pengelolaan limbah menjadi produk bernilai ekonomis sebagai bagian dari penerapan ekonomi sirkular di desa.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, BUMDes, dan pelaku UMKM, Program Pengabdian kepada Masyarakat DPPM diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi Desa Sungai Ana sekaligus menjadi model pemberdayaan desa berkelanjutan di Kabupaten Sintang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....