Kemenag Sintang Bekali Pasang Suami Istri Bimbingan Keluarga Sakinah
- 10 Jul 2026 09:37 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang menggelar Bimbingan Keluarga Sakinah Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga dan mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang, Rabu 8 Juli 2026, dan diikuti oleh 20 pasang suami istri atau sebanyak 40 peserta.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang, Hasib Arista, Turut hadir Ketua Panitia sekaligus Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Nijo, Kasubbag TU Anang Nurkhalis beserta jajaran Kementerian Agama Kabupaten Sintang dan Ketua MUI Sintang, Edi Sunaryo, sebagai pemateri.
Ketua Panitia, Nijo, mengatakan bahwa bimbingan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan pasangan suami istri dalam membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai konsep keluarga sakinah sebagai fondasi utama dalam menciptakan keluarga yang tangguh dan sejahtera.
“Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan keluarga melalui peningkatan pemahaman tentang kehidupan berumah tangga, sehingga setiap pasangan memiliki bekal untuk menghadapi berbagai dinamika keluarga dengan bijaksana,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang, Hasib Arista, menegaskan bahwa program Bimbingan Keluarga Sakinah merupakan bagian dari ikhtiar Kementerian Agama dalam membangun keluarga yang berkualitas sebagai fondasi lahirnya generasi unggul.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar kita bersama untuk membangun keluarga yang berkualitas. Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak, sehingga kualitas keluarga akan menentukan kualitas generasi yang akan datang,” kata Hasib.
Ia menjelaskan, membangun keluarga yang harmonis tidak terlepas dari kemampuan setiap pasangan dalam menerima perbedaan, memperkuat mental, dan menumbuhkan nilai kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari.
“Dalam kehidupan rumah tangga pasti ada perbedaan. Yang terpenting adalah bagaimana pasangan mampu saling menerima kekurangan masing-masing, membangun mental yang kuat, serta menghadirkan kasih sayang sebagai landasan dalam setiap persoalan yang dihadapi,” tuturnya.
Menurut Hasib, keluarga yang dibangun di atas fondasi yang kokoh akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Sikap saling memahami, menghargai, dan menerima kekurangan pasangan menjadi modal utama dalam menjaga keharmonisan rumah tangga.
Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya melalui perhatian penuh terhadap setiap materi yang disampaikan narasumber.
“Saya berharap materi yang disampaikan selama kegiatan ini benar-benar diamati, didengarkan, dan dipahami. Kementerian Agama telah menyediakan sarana dan momentum ini sebagai wadah untuk menambah pengetahuan dan memperkuat kualitas kehidupan keluarga,” ujarnya.
Hasib menambahkan, keberhasilan pembangunan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas keluarga. Menurutnya, generasi yang berkarakter, berakhlak, dan berkualitas lahir dari rumah tangga yang harmonis, penuh kasih sayang, serta mampu menjadi lingkungan pertama yang mendidik anak dengan nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan.
Melalui Bimbingan Keluarga Sakinah Tahun 2026, Kementerian Agama Kabupaten Sintang berharap semakin banyak keluarga yang mampu mewujudkan kehidupan rumah tangga yang harmonis, tangguh, dan menjadi pilar utama dalam mencetak generasi Indonesia yang berkualitas. (ril/din)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....