Desa Baning Panjang Sintang Menjadi Lokus Kegiatan Program Pengabdian
- 07 Jul 2026 19:50 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat penerima Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat melakukan koordinasi bersama pemerintah Desa Baning Panjang, Kabupaten Sintang, mengenai kegiatan program pengabdian yang mengusung tema “Inovasi Eco Enzym dan Diversifikasi Pangan Lokal sebagai Strategi Pemberdayaan dan Penguatan Ekonomi Masyarakat melalui UMKM Kurum Sejahtera dan PKK Desa Baning Panjang Kabupaten Sintang.”
tim pengabdian memaparkan tujuan dan sasaran program, yaitu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi produk eco enzym yang bernilai guna serta mengembangkan diversifikasi pangan lokal sebagai produk unggulan yang memiliki nilai ekonomi. Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan pendapatan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Ketua tim pengabdian Ria Damayanti mengatakan inovasi eco enzym memiliki banyak manfaat, di antaranya sebagai cairan pembersih ramah lingkungan, pupuk organik cair, serta pengelola limbah rumah tangga. Sementara itu, diversifikasi pangan lokal diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas lokal sehingga dapat menjadi produk unggulan yang memiliki daya saing di pasar.
“Melalui koordinasi awal ini, seluruh pihak yang terlibat berkomitmen untuk bekerja sama secara aktif demi keberhasilan program. Diharapkan kegiatan pengabdian ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Baning Panjang, baik dalam aspek lingkungan, sosial, maupun ekonomi, sehingga mampu mendukung terwujudnya masyarakat yang mandiri, produktif, dan sejahtera,” kata Ria Damayanti, Selasa, 7 Juli 2026.
| Baca juga: Kecamatan Sintang Siapkan Sanitasi Sehat |
Kegiatan disambut baik Kepala Desa Baning Panjang, Theodorus Ensali, Ia menyampaikan apresiasi kepada tim pengabdian yang telah memilih Desa Baning Panjang sebagai lokasi kegiatan. Menurutnya, program ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat karena tidak hanya berfokus pada pengelolaan lingkungan melalui pemanfaatan limbah organik, tetapi juga membuka peluang usaha baru berbasis potensi lokal.
“Pemerintah desa siap mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini. Kami berharap melalui pelatihan dan pendampingan yang diberikan, masyarakat khususnya anggota PKK dan pelaku UMKM dapat memperoleh keterampilan baru yang bermanfaat dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Kepala Desa Baning Panjang.
Program ini dirancang melalui beberapa tahapan kegiatan, antara lain sosialisasi, pelatihan pembuatan eco enzym, pelatihan diversifikasi pangan lokal, pendampingan produksi, pengemasan dan pemasaran produk, hingga evaluasi keberlanjutan program. UMKM Kurum Sejahtera dan PKK Desa Baning Panjang akan menjadi mitra utama dalam pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan. (Tin)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....