Warga Baung Sengatap Tuntut Realisasi Perjanjian Perusahaan

  • 06 Agt 2026 13:18 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Warga Desa Baung Sengatap, Kecamatan Ketungau Hilir, menyampaikan aspirasi mereka terkait persoalan lahan dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit di wilayah tersebut. Audiensi yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Sintang ini diselenggarakan pada Selasa, 4 Agustus 2026, guna mencari jalan keluar atas konflik yang telah berlangsung lama.

Muryadi, selaku Kepala Desa Baung Sengatap, menjelaskan bahwa warganya mengalami kesulitan ekonomi hingga ada yang kehilangan kendaraan karena ketiadaan pemasukan. Menurutnya, tuntutan masyarakat saat ini sangat mendasar karena berpegang teguh pada dokumen perjanjian kesepakatan yang telah dibuat sejak tahun 1998 silam.

"Masyarakat menuntut berdasarkan perjanjian tahun sembilan puluh delapan, masih zaman mesin ketik, dan itu masyarakat ada pegang," ujar Muryadi.

Dalam kesepakatan lama tersebut, perusahaan menjanjikan pengadaan lahan plasma serta pembangunan fasilitas rumah berukuran empat kali enam meter bagi setiap kepala keluarga. Muryadi menyebutkan bahwa tuntutan serupa pernah diajukan pada tahun 2012 namun gagal, dan mediasi selama dua tahun terakhir juga belum memberikan hasil yang berpihak kepada masyarakat.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa warga pada dasarnya tidak menolak kehadiran investor, asalkan mampu memberikan dampak ekonomi yang berimbang. Namun, lambatnya realisasi janji membuat warga ragu untuk melanjutkan kerja sama operasional ke tahap berikutnya.

"Prinsip saya perusahaan silakan kaya, tapi masyarakat saya sejahtera. Namun dengan kondisi yang sekarang, jangankan lanjut daur dua, di daur satu saja sudah tidak tuntas," tambahnya.

Masyarakat Desa Baung Sengatap berharap jajaran Pemerintah Kabupaten Sintang dapat mengambil langkah penyelesaian yang konkret, agar kemitraan antara perusahaan dan warga dapat berjalan dengan adil dan saling menguntungkan. (Arf)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....