Desa Teluk Kelansam Sintang Menggelar Gawai Dayak

  • 17 Jun 2026 08:01 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Pembukaan acara Gawai Dayak Nasrani I Paroki Santo Mikhael Tanjung Baung dan Gawai Dayak V Desa Teluk Kelansam kabupaten Sintang ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala di Lapangan Sepak Bola Teluk Kelansam, Senin, 15 Juni 2026.

Kegiatan pembukaan diawali dengan perayaan misa syukur yang berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Pastor Paroki Santo Mikhael Tanjung Baung RD. Marselus Agnesius, Kepala Desa Teluk Kelansam Indra, Ketua TP PKK Kabupaten Sintang, Hermina Bala, tokoh masyarakat Welbertus, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), jajaran panitia, serta ratusan umat dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyampaikan apresiasi dan rasa bahagianya dapat hadir di tengah-tengah masyarakat yang merayakan gawai. Ia menilai pelaksanaan Gawai Dayak Nasrani di Paroki Santo Mikhael Tanjung Baung memiliki keunikan tersendiri karena wilayah pelayanan paroki tersebut mencakup umat Katolik yang tersebar di enam kecamatan.

"Saya senang bisa hadir pada gawai ini. Terima kasih kepada Pastor dan seluruh umat yang telah memprakarsai kegiatan ini. Kalau niatnya baik, teruskanlah di tahun-tahun mendatang. Gawai ini menjadi sarana untuk mengukuhkan dan merajut kebersamaan kita sebagai satu keluarga besar," kata Bupati Sintang.

Bupati Sintang juga menegaskan bahwa pelaksanaan gawai sejalan dengan tema yang diangkat tahun ini, yakni 'Berjalan Bersama Merawat Iman dan Keutuhan Ciptaan'. Menurutnya, tema tersebut mengandung makna penting agar masyarakat tidak hanya memperkuat iman dan persaudaraan, tetapi juga semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan dan ciptaan Tuhan.

“Gawai merupakan wujud ungkapan syukur masyarakat atas berbagai berkat yang diterima, mulai dari kesehatan, keselamatan, hingga keberhasilan dalam kehidupan sehari-hari,” Ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Gregorius Herkulanus Bala turut menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat yang terus menjaga dan melestarikan budaya serta adat istiadat Dayak di tengah perkembangan zaman yang semakin modern. (ril/Tin)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....