DAD Tempunak Bahas Penguatan Adat dan Budaya
- 09 Mei 2026 09:04 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Tempunak menggelar kegiatan rapat koordinasi di Desa Suka Jaya, Kecamatan Tempunak, Senin, 4 Mei 2026.
Camat Tempunak, Fransiskus Sumadi menyampaikan pertemuan tersebut menjadi wadah memperkuat peran hukum adat dan pelestarian budaya Dayak di wilayah Kecamatan Tempunak. Pertemuan tersebut mengusung tema "Membangun Harmonisasi Adat dan Budaya Dayak di Kabupaten Sintang."
Fransiskus Sumadi menjelaskan, dalam rapat koordinasi tersebut, sejumlah agenda penting dibahas, mulai dari musyawarah adat Kecamatan Tempunak, pengukuhan penggunaan kain tenun sebagai bagian dari adat istiadat, pengesahan aturan hukum adat, penggunaan seni tari ukir dan seni sastra Dayak, hingga pembahasan terkait perizinan pelaksanaan kegiatan Gawai Dayak.
Ia juga menekankan, dalah satu poin penting yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut ialah pengaturan pelaksanaan Gawai Dayak agar berjalan tertib dan aman.
“Untuk Gawai nantinya harus ada perizinan dan pembatasan waktu pelaksanaan untuk mengantisipasi sering terjadi perkelahian,” ujarnya.

Melalui rapat koordinasi ini, Fransiskus Sumadi berharap pelaksanaan hukum adat dan pelestarian budaya Dayak dapat terus diperkuat dan disempurnakan dengan dukungan seluruh pihak terkait.
“Harapannya semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini hukum adat dan budaya adat di Kecamatan Tempunak dapat terus ditingkatkan dan disempurnakan, serta dapat dilaksanakan oleh semua pemangku kepentingan di seluruh Kecamatan Tempunak,” katanya.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat koordinasi antar pemangku adat, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai budaya serta kearifan lokal Dayak agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur, di antaranya Temenggung Kabupaten Sintang, Ketua DAD Kecamatan Tempunak, Danramil Tempunak, narasumber dari Universitas Kapuas (UNKA) Sintang, para kepala desa dan ketua BPD se-Kecamatan Tempunak, para temenggung kecamatan, pengurus adat dan tokoh masyarakat desa, hingga pimpinan PT BHL. (Sta)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....