Dinkes Sintang Antisipasi Lonjakan Temuan Kasus Rabies

  • 02 Mei 2026 19:35 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang mengintruksikan kepada seluruh Puskesmas di Kabupaten Sintang untuk melakukan upaya pencegahan dan penanganan kasus rabies di Wilayah kerja masing-masing mengingat telah ditemukan adanya kasus anjing positif rabies di kabupaten Sintang.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Rosa Trifina mengatakan pemerintah kabupaten Sintang memberikan perhatian serius dalam penanganan dan pencegahan gigitan anjing yang terinfeksi rabies.

“Tahun 2026 ini kasus gigitan meningkat dari dua tahun sebelumnya, maka langkah antisipasi lebih digencarkan, terutama edukasi dan sosialisasi dari seluruh Puskesmas di Kabupaten Sintang,” kata Rosa Trifina, Sabtu, 2 Mei 2026.

Dinas Instansi terkait secara sigap menanggulangi atau menekan kasus gigitan di lapangan, Untuk itu Rosa Trifina menyampaikan agar Puskesmas melakukan koordinasi bersama masyarakat, Kepala Desa dan lintas sektor, jika ada warga yang terkena gigitan anjing diduga terinfeksi rabies, agar segera membersihkan luka di air mengalir menggunakan sabun selama lima belas menit kemudian mendapatkan penanganan ke Puskesma terdekat untuk mendapatkan vaksin.

Rosa Trifina juga meminta Puskesmas memastikan ketersediaan Vaksin Anti Rabies (VAR) dan Serum Anti Rabies (SAR) di seluruh fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama. Menurutnya, stok vaksin harus aman dan mudah diakses masyarakat, terutama di wilayah pedalaman yang jauh dari RSUD.

Selain penanganan medis, Dinkes Sintang mendorong gerakan vaksinasi massal hewan penular rabies, khususnya anjing dan kucing peliharaan. Puskesmas diminta bekerja sama dengan Dinas Peternakan serta pemerintah desa untuk mendata populasi hewan penular rabies.

Kepada masyarakat, Rosa berpesan agar tidak melepasliarkan anjing peliharaan dan segera melapor ke perangkat desa atau Puskesmas bila menemukan hewan dengan ciri rabies seperti agresif, air liur berlebihan, takut air dan cahaya. Ia menegaskan rabies dapat dicegah lewat vaksinasi, tetapi berakibat fatal bila sudah muncul gejala. "Kesadaran dan peran aktif warga adalah kunci utama Sintang bebas rabies," Ucapnya. (Tin)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....