Kasus Gigitan Anjing Pada manusia di Sintang Meningkat

  • 03 Feb 2026 19:43 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Kasus gigitan anjing kepada manusia di Kabupaten Sintang hingga awal Februari 2026 ini sudah mencapai 80 kasus. Ditemui RRI di Kantor Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sintang, Selasa, 3 Februari 2026. Pelaksana Tugas Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sintang, Eka Dahliana menjelaskan pihaknya sudah menerima laporan bahwa di Kabupaten Sintang sudah dilaporkan terjadi 80 kasus gigitan.

Eka mengatakan dari 80 kasus gigitan tersebut, yang paling banyak kasus berada di dua kecamatan yakni Kecamatan Sepauk dan Kecamatan Tempunak. Eka juga menyampaikan hasil pengecekan laboratorium dari dua sampel kepala anjing yang sudah dicek menunjukkan positif rabies.

"Sampai saat ini sudah 80 kasus gigitan, di mana kasus gigitan tertinggi berada di Kecamatan Sepauk dan Tempunak. Untuk kasus yang di Kecamatan Tempunak kami sudah mengirim dua kepala anjing untuk dites lab, hasilnya positif (rabies)," jelas Eka.

Sementara itu, untuk membantu penanganan kasus rabies di Sintang yang kembali merebak ini, Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner, Drh. Banter Wahyudi, menyampaikan akan segera mengirim stok vaksin yang saat ini tersedia di Provinsi.

"Kami dari Provinsi nanti akan mengirim vaksin, kebetulan kami masih ada stok vaksin rabies untuk hewan itu sekitar 100 dosis. Itu akan segera kami kirim. Mudah-mudahan nanti bisa dilakukan vaksinasi darurat terutama di daerah-daerah yang memang kasus gigitannya itu sedang meningkat," ujarnya.

Untuk mencegah penyebaran kasus rabies ini, Banter mengimbau bagi para pemilik anjing agar bisa melakukan vaksinasi secara mandiri serta tidak melepas liarkan hewan peliharaannya agar tidak terjadi kontak dengan hewan yang sudah tertular rabies.

Terkait penanganan pasca gigitan anjing, Binter mengingatkan agar penanganannya dengan cara mencuci bekas gigitan anjing dengan air mengalir dan sabun selama 15 menit. "Itu akan sangat mengurangi jumlah virus yang masuk ke tubuh saat terjadi gigitan," pesannya. (dby)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....