Puskesmas Sungai Durian Sintang Temukan Kasus Positif Rabies
- 16 Jul 2026 10:59 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Puskesmas Sungai Durian Sintang imbau warga waspada terhadap anjing yang diduga terinveksi rabies mengingat telah ditemukan satu sample kepala anjing yang telah dilakukan uji laboratorium dan dinyatakan positif terinveksi virus rabies.
Kepala UPTD Puskesmas Sungai Durian Sintang Dimas Eko Kusprihastono mengatakan hasil Uji laboratorium anjing penular rabies keluar pada 23 Juni 2026. Ada temuan kasus gigitan anjing di beberapa tempat namun anjingnya langsung dibunuih dan tidak sempat dilakukan uji laboratorium untuk memastikan apakah anjing tersebut terinveksi rabies ataui tidak.
“Saya imbau warga tetap waspada jika ada anjing yang memiliki ciri-ciri telah terinveksi virus rabies, dan yang memiliki anjing peliharaan agar anjing tersebut mendapatkan vaksin anti rabies dari Dinas/Instansi terkait,” kata Dimas Eko Kusprihastono, Kamis, 16 Juli 2026.
Dimas juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kasus gigitan anjing, kucing, maupun hewan lain yang berpotensi menularkan rabies. Korban gigitan diharapkan segera mencuci luka menggunakan air mengalir dan sabun selama sekitar 15 menit, kemudian secepatnya mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur.
| Baca juga: Harga Sayuran di Sintang Relatif Stabil |
Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan kepada petugas kesehatan atau instansi yang membidangi kesehatan hewan apabila menemukan anjing yang menunjukkan gejala rabies, seperti perubahan perilaku menjadi lebih agresif, mengeluarkan air liur berlebihan, sulit menelan, atau takut terhadap air dan cahaya. Pelaporan yang cepat diharapkan dapat membantu mencegah penyebaran rabies ke wilayah lain.
Puskesmas Sungai Durian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan rabies dengan tidak melepasliarkan anjing peliharaan, memastikan hewan peliharaan mendapatkan vaksinasi rabies secara berkala, serta meningkatkan kesadaran lingkungan terhadap bahaya penyakit tersebut. Langkah pencegahan yang dilakukan bersama dinilai menjadi kunci untuk memutus rantai penularan rabies dan melindungi kesehatan masyarakat. (Tin)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....