MUI Sintang: Orang yang Mengendalikan Diri, InsyaAllah Selamat
- 16 Mar 2026 13:32 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sintang, Syaiful Anam, mengajak umat Islam untuk memaknai ibadah puasa di bulan Ramadan dengan memperbanyak amal ibadah serta memperbaiki diri, bukan hanya sekadar menahan lapar dan dahaga. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang digelar Pemerintah Kabupaten Sintang di Pendopo Bupati Sintang, Rabu 11 Maret 2026.
Ia mengatakan, bulan Ramadan merupakan momentum bagi umat Islam untuk membersihkan hati serta memperbaiki pola pikir dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari dengan selalu memohon bimbingan dari Allah SWT.
Menurutnya, makna puasa yang sesungguhnya bukan hanya menahan diri dari makan dan minum sejak subuh hingga magrib, tetapi juga menahan diri dari berbagai sikap negatif seperti berburuk sangka, sombong, maupun merasa lebih baik dari orang lain.
“Inti dari puasa itu adalah menahan diri dan pengendalian diri. Bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari pikiran yang negatif, dari suudzon, takabur, ujub, dan dari menyakiti orang lain,” jelasnya.
| Baca juga: Hikmah Ibadah Puasa Menurut Ulama |
Ia menambahkan bahwa seorang muslim sejati adalah orang yang mampu menjaga sikap sehingga orang lain merasa aman dari gangguan perkataan maupun perbuatannya.
“Ketika seseorang sudah mampu mengendalikan diri, insyaAllah ia akan menjadi orang yang selamat,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Sintang yang secara rutin menggelar kegiatan buka puasa bersama setiap tahunnya. Ia pun berharap momentum Ramadan ini dapat semakin memperkuat keimanan serta mempererat ukhuwah di tengah masyarakat, juga mendoakan agar seluruh umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan dan meraih keberkahan hingga akhirnya dipertemukan dengan hari kemenangan di Hari Raya Idulfitri. (din)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....