saat Maulid Nabi, Hidangan Tradisional Ini Ikut Meramaikan Perayaan di Daerah

  • 25 Agt 2026 09:11 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di sejumlah daerah Indonesia tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati kelahiran Nabi, tetapi juga menghadirkan tradisi kuliner yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Mengutip dari VOI, berbagai wilayah memiliki hidangan yang biasa disiapkan saat Maulid Nabi. Sajian tersebut hadir dalam bentuk dan cita rasa yang berbeda, sesuai dengan budaya serta kebiasaan masyarakat setempat.

1. Nasi Tumpeng

Di sejumlah wilayah di Jawa, nasi tumpeng menjadi salah satu sajian yang kerap hadir dalam kegiatan Maulid Nabi. Nasi berbentuk kerucut ini biasanya dilengkapi berbagai lauk, termasuk ayam ingkung, sayuran, dan pelengkap lainnya.

2. Nasi Suci Ulam Sari

Masyarakat Pacitan, Jawa Timur, mengenal Nasi Suci Ulam Sari sebagai salah satu hidangan dalam tradisi Maulid Nabi. Sajian ini menggunakan nasi uduk yang disusun menyerupai gunungan dan dilengkapi ayam ingkung serta berbagai sayuran.

3. Ketupat Sumpil

Ketupat sumpil merupakan makanan yang dikenal dalam tradisi Maulid Nabi di Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah. Makanan ini memiliki bentuk segitiga dan dibungkus menggunakan daun bambu, kemudian disantap bersama sambal kelapa.

4. Kuah Beulangong

Dari Aceh, terdapat kuah beulangong yang dimasak menggunakan daging dan nangka dengan racikan rempah. Hidangan ini biasanya dibuat dalam jumlah banyak menggunakan belanga berukuran besar sehingga dapat dinikmati bersama dalam kegiatan masyarakat.

5. Nasi Kebuli Betawi

Nasi kebuli juga menjadi salah satu sajian yang dapat ditemukan dalam perayaan Maulid Nabi di lingkungan masyarakat Betawi. Nasi yang kaya rempah tersebut biasanya disajikan bersama daging kambing atau ayam.

6. Endog-Endogan

Tradisi endog-endogan di Banyuwangi, Jawa Timur, menggunakan telur sebagai bagian dari perayaan Maulid Nabi. Telur dihias dengan kertas warna-warni dan dibawa dalam arak-arakan sebelum dibagikan kepada masyarakat.

7. Ampyang Maulid

Masyarakat Kudus, Jawa Tengah, memiliki tradisi Ampyang Maulid yang menghadirkan nasi kepel dan berbagai lauk. Sajian tersebut kemudian ditata bersama sayuran, buah-buahan, serta makanan lainnya dalam bentuk gunungan.

Keberadaan berbagai hidangan tersebut menunjukkan kuatnya hubungan antara tradisi keagamaan dan budaya lokal di Indonesia. Selain menjadi sajian dalam perayaan, makanan khas Maulid Nabi juga menjadi sarana berkumpul, berbagi, dan mempererat hubungan antarwarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....