Mengenal Jeruk Pokan

  • 15 Feb 2026 16:07 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Perayaan Tahun Baru Imlek di Kota Sintang selalu menghadirkan nuansa hangat yang khas, di mana sudut-sudut kota hingga tepian Sungai Kapuas dan Melawi mulai berhias lampion merah. Di tengah keriuhan pasar dan toko-toko di kawasan Pasar Sungai Durian, kehadiran Jeruk Ponkan (Citrus reticulata) menjadi pemandangan wajib yang memanjakan mata. Jeruk mandarin berukuran besar ini bukan sekadar buah musiman, melainkan simbol kemakmuran yang selalu dicari oleh masyarakat Sintang untuk melengkapi altar sembahyang maupun meja perjamuan keluarga.

Secara fisik, Jeruk Ponkan memiliki daya tarik yang sulit ditolak dengan warna oranye cerah dan bentuk bulat yang tampak "montok". Keunikan utamanya terletak pada tekstur kulit yang tipis dan agak renggang dari daging buahnya, atau yang sering disebut loose-skin, sehingga sangat mudah dikupas bahkan oleh anak-anak sekalipun. Di balik kulitnya yang berkerut di bagian pangkal, tersimpan daging buah yang lembut, berair, dan dominan rasa manis segar yang jarang memiliki biji, menjadikannya pilihan favorit bagi warga Sintang untuk dinikmati bersama saat berkumpul di hari raya.

Bagi masyarakat Tionghoa di Sintang, membawa hantaran Jeruk Ponkan saat berkunjung ke rumah kerabat adalah tradisi yang sarat makna. Dalam bahasa Mandarin, penyebutan jeruk mirip dengan kata "emas" atau "keberuntungan," sehingga memberikan Ponkan dianggap sebagai doa agar penerimanya mendapatkan limpahan rezeki di tahun yang baru. Tak heran jika menjelang Imlek, tumpukan kotak-kotak jeruk ini menjadi hampers paling populer yang melambangkan eratnya tali silaturahmi antarwarga di tengah keberagaman etnis yang harmonis di Bumi Senentang.

Selain simbolisme budayanya, Jeruk Ponkan juga menjadi andalan untuk menjaga kesehatan di tengah padatnya aktivitas perayaan Imlek. Kandungan Vitamin C yang tinggi sangat efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sementara seratnya membantu melancarkan pencernaan setelah menyantap berbagai hidangan khas Imlek yang berlemak. Nutrisi lain seperti Kalium, Vitamin A, dan antioksidan yang terkandung di dalamnya juga berperan penting dalam menjaga tekanan darah dan kesehatan jantung selama masa libur panjang yang melelahkan namun membahagiakan.

Menikmati sebutir Jeruk Ponkan di tengah cuaca Sintang yang terkadang lembap memberikan sensasi kesegaran instan yang melegakan tenggorokan. Baik dikonsumsi langsung, diperas menjadi jus segar, maupun dijadikan campuran salad buah, Ponkan tetap mempertahankan aroma khasnya yang harum. Melalui kehadiran buah ini, semangat Imlek di Sintang tidak hanya terasa dari meriahnya barongsai dan kembang api, tetapi juga dari manisnya kebersamaan yang dibagikan lewat setiap kupasan kulit jeruk yang membawa harapan baru.

Sumber:

https://rri.co.id/meulaboh/lain-lain/2040543/jeruk-ponkam-buah-kaya-nutrisi-dengan-beragam-khasiat#::text=Jeruk%20ponkam%20menawarkan%20manfaat%20kesehatan,ditemukan%20dan%20terjangkau%20oleh%20masyarakat.

https://en.wikipedia.org/wiki/Ponkan#::text=Keterangan&text=%E2%80%9CPon%E2%80%9D%20merujuk%20pada%20%E2%80%9Cjeruk,pada%20awal%20tahun%201900%2Dan.&text=Ponkan%20juga%20terkenal%20memiliki%20kulit%20luar%20yang%20tipis%20dan%20sangat%20mudah%20dikupas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....