Kenali Penyebab Karang Gigi dan Cara Mencegahnya
- 30 Sep 2026 20:17 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Karang gigi atau kalkulus merupakan masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering kali tidak disadari karena umumnya tidak menimbulkan gejala. Namun, jika dibiarkan, karang gigi dapat memicu berbagai gangguan pada gigi dan gusi.
Karang gigi terbentuk akibat plak yang menumpuk dan tidak dibersihkan secara optimal. Plak sendiri merupakan lapisan tipis pada gigi yang terbentuk dari sisa makanan dan bakteri di dalam mulut.
Beberapa kebiasaan dapat meningkatkan risiko terbentuknya karang gigi. Di antaranya jarang menyikat gigi, tidak membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi, serta terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula.
Selain itu, kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol juga dapat memengaruhi kesehatan gigi dan mulut. Kondisi mulut kering, termasuk yang dapat terjadi sebagai efek samping obat tertentu atau kondisi kesehatan tertentu, juga dapat meningkatkan risiko terbentuknya karang gigi.
Karang gigi yang tidak ditangani dapat menyebabkan iritasi dan peradangan pada gusi atau gingivitis. Jika semakin parah, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi periodontitis yang berisiko menyebabkan gigi tanggal serta kerusakan pada jaringan dan tulang di sekitar gigi.
Untuk mencegah terbentuknya karang gigi, masyarakat dianjurkan menyikat gigi secara rutin dua kali sehari selama sekitar dua menit. Penggunaan pasta gigi berfluoride dan sikat gigi berbulu lembut juga dapat membantu menjaga kebersihan gigi.
Membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi setidaknya sekali sehari juga penting untuk mengangkat plak dan sisa makanan yang sulit dijangkau oleh sikat gigi.
Selain menjaga kebersihan gigi, konsumsi makanan dan minuman tinggi gula sebaiknya dibatasi. Minum air putih yang cukup juga dapat membantu menjaga kelembapan mulut dan membersihkan sisa makanan.
Kebiasaan merokok dan konsumsi minuman beralkohol juga sebaiknya dihindari karena dapat berdampak buruk terhadap kesehatan gigi dan mulut.
Jika karang gigi sudah terbentuk, pembersihan perlu dilakukan oleh dokter gigi. Salah satu tindakan yang umum dilakukan adalah scaling untuk membersihkan karang gigi yang menempel pada permukaan gigi. Pada kondisi tertentu, dokter gigi dapat melakukan tindakan pembersihan lebih lanjut sesuai dengan kondisi pasien.
Pemeriksaan gigi secara rutin juga penting dilakukan meskipun tidak mengalami keluhan. Dengan menjaga kebersihan gigi dan melakukan pemeriksaan secara berkala, risiko terjadinya masalah gigi dan gusi dapat diminimalkan. (Lin)
Referensi:
https://www.alodokter.com/mengenal-penyebab-karang-gigi-dan-cara-pencegahannya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....