Mengapa Manusia Bisa Tertawa?

  • 23 Agt 2026 14:46 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Tertawa merupakan hal yang sangat dekat dengan kehidupan manusia. Kita bisa tertawa ketika mendengar lelucon, bertemu teman, menonton sesuatu yang lucu, atau bahkan dalam situasi tertentu yang membuat gugup. Namun, di balik suara sederhana seperti “ha-ha-ha”, ternyata terdapat proses yang cukup kompleks di dalam tubuh.

Tertawa bukan hanya sekadar respons terhadap sesuatu yang lucu. Perilaku ini juga memiliki peran penting dalam interaksi sosial dan pengaturan emosi. Berikut beberapa hal menarik tentang tawa:

1. Tertawa melibatkan sistem saraf

Tertawa melibatkan kerja sistem saraf yang memungkinkan seseorang tertawa secara spontan maupun sengaja. Tawa yang muncul secara alami sebagai respons emosional melibatkan bagian otak yang berkaitan dengan pemrosesan emosi. Sementara itu, tawa yang dilakukan secara sengaja lebih berkaitan dengan kemampuan mengambil keputusan dan memahami situasi sosial.

2. Tertawa mempererat hubungan sosial

Dalam kehidupan sehari-hari, tertawa dapat menjadi cara untuk membangun kedekatan dengan orang lain. Tertawa bersama teman atau keluarga dapat menciptakan suasana yang lebih akrab dan membantu memperkuat hubungan sosial. Karena itu, tawa tidak selalu muncul karena sesuatu yang benar-benar lucu, tetapi juga dapat menjadi bagian dari komunikasi antarmanusia.

3. Tertawa dapat membantu mengurangi stres

Selain manfaat sosial, tertawa juga berkaitan dengan kondisi fisik dan emosional. Aktivitas ini dapat membantu tubuh melepaskan endorfin serta membuat seseorang merasa lebih rileks. Tertawa juga dapat membantu mengurangi ketegangan dan stres setelah menjalani aktivitas atau menghadapi situasi yang melelahkan.

4. Manusia mulai tertawa sejak bayi

Kemampuan tertawa sudah muncul sejak usia dini. Bayi mulai dapat tertawa sekitar usia tiga bulan dan kemudian kemampuan tersebut berkembang seiring pertumbuhan serta interaksi sosialnya. Dengan demikian, tertawa bukan sekadar reaksi spontan ketika mendengar sesuatu yang lucu. Tawa merupakan bagian dari perilaku manusia yang berkaitan dengan emosi, komunikasi, hubungan sosial, dan kesejahteraan.

Jadi, ketika kita tertawa bersama orang lain, tubuh bukan hanya sedang menunjukkan rasa senang. Tanpa disadari, tawa juga menjadi salah satu cara manusia membangun hubungan dan menjaga kondisi emosional. (Lin)

Referensi:

https://himbio.fmipa.unpad.ac.id/mengapa-kita-bisa-tertawa/

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....