Risiko Tersembunyi di Balik Kebiasaan Makan Menggunakan Sarung Tangan Plastik

  • 17 Jun 2026 19:26 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Penggunaan sarung tangan plastik saat makan belakangan ini menjadi perhatian di tengah masyarakat, terutama pada sejumlah aktivitas kuliner yang mengutamakan kebersihan. Meski terlihat higienis, kebiasaan ini ternyata tidak sepenuhnya bebas dari risiko kesehatan.

Sarung tangan plastik umumnya digunakan untuk menghindari kontak langsung antara tangan dan makanan. Namun, dalam praktiknya, bahan plastik yang tidak dirancang khusus untuk kontak panas dapat berpotensi menimbulkan masalah jika digunakan secara tidak tepat, terutama ketika bersentuhan dengan makanan bersuhu tinggi.

Selain itu, penggunaan sarung tangan dalam waktu lama juga dapat mengurangi sensasi alami saat memegang makanan. Hal ini membuat seseorang kurang peka terhadap kebersihan bahan makanan yang sedang dikonsumsi, sehingga justru berpotensi mengabaikan aspek higienitas itu sendiri.

Melansir dari VOI (voi.id), para ahli mengingatkan bahwa penggunaan sarung tangan plastik bukan jaminan utama makanan menjadi lebih higienis. Justru, jika tidak diganti secara berkala atau digunakan dengan cara yang tidak tepat, sarung tangan dapat menjadi media perpindahan bakteri dari satu makanan ke makanan lainnya.

Kebiasaan menjaga kebersihan tangan tetap menjadi langkah paling efektif dalam menjaga keamanan makanan. Mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dinilai lebih dianjurkan dibandingkan hanya mengandalkan sarung tangan plastik sebagai pelindung.

Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan sarung tangan plastik saat makan, serta tetap mengutamakan kebersihan tangan dan lingkungan sekitar agar terhindar dari risiko kesehatan yang tidak diinginkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....