Apakah GERD Semakin Parah Seiring Bertambahnya Usia?

  • 09 Jun 2026 10:52 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID,Sintang - Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau penyakit asam lambung adalah kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan (esofagus) dan menimbulkan berbagai keluhan yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Dikutip dari Hello Sehat, GERD terjadi saat cairan asam yang seharusnya berada di lambung justru mengalir kembali ke kerongkongan. Berbeda dengan kenaikan asam lambung biasa, GERD dapat menimbulkan gejala yang berulang dan berlangsung dalam jangka waktu lama, bahkan hingga berbulan-bulan.

Gejala paling umum dari GERD adalah heartburn, yaitu sensasi panas atau terbakar di bagian tengah dada atau tepat di atas perut. Keluhan ini bisa terasa ringan hingga sangat berat. Pada beberapa kasus, rasa nyeri akibat heartburn bahkan dapat menyerupai gejala serangan jantung sehingga membuat penderitanya panik. Selain itu, penderita GERD juga dapat mengalami rasa asam atau pahit di mulut, perut kembung, mual, serta sering bersendawa.

Menurut Halodoc, pola makan yang kurang sehat, stres, obesitas, kebiasaan merokok, dan gaya hidup yang tidak sehat dapat memperburuk gejala GERD. Karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda awal maupun gejala yang lebih serius agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin dan risiko komplikasi dapat diminimalkan.

Salah satu tanda GERD yang sudah cukup parah adalah kesulitan menelan atau disfagia. Penderita mungkin merasa seperti ada makanan yang tersangkut di tenggorokan atau dada saat makan dan minum. Kondisi ini juga dapat disertai batuk, tersedak, hingga rasa nyeri atau terbakar saat menelan. Jika gejala tersebut muncul secara berulang, pemeriksaan medis sangat dianjurkan karena bisa menandakan adanya iritasi atau penyempitan pada kerongkongan.

Lalu, apakah GERD akan semakin parah seiring bertambahnya usia? Jawabannya, tidak selalu, tetapi risiko komplikasi memang dapat meningkat pada usia lanjut. Seiring bertambahnya usia, fungsi otot dan jaringan tubuh, termasuk katup antara lambung dan kerongkongan, dapat mengalami penurunan. Kondisi ini membuat asam lambung lebih mudah naik. Selain itu, lansia sering memiliki penyakit penyerta atau mengonsumsi obat-obatan tertentu yang dapat memperburuk gejala refluks asam.

Meski demikian, GERD bukanlah kondisi yang pasti akan semakin memburuk karena faktor usia semata. Dengan menjaga pola makan, menghindari makanan pemicu, mempertahankan berat badan ideal, mengelola stres, tidak merokok, serta rutin berkonsultasi dengan dokter, gejala GERD dapat dikendalikan dengan baik. Mengenali gejala sejak dini dan melakukan perubahan gaya hidup yang sehat menjadi kunci utama untuk mencegah GERD berkembang menjadi lebih serius dan mengganggu kualitas hidup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....