Beberapa Penyebab Mengantuk setelah Makan
- 30 Mei 2026 21:20 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Pernah merasa mata tiba-tiba berat dan tubuh ingin segera rebahan setelah makan? Kondisi ini memang sering dialami banyak orang, terutama usai makan siang. Bahkan, tak sedikit yang menjadi sulit fokus saat bekerja, belajar, atau beraktivitas karena rasa kantuk yang datang mendadak.
Ternyata, rasa ngantuk setelah makan merupakan hal yang normal dan berkaitan dengan proses tubuh saat mencerna makanan.
Dikutip dari Alodokter, berikut beberapa faktor yang dapat memicu rasa kantuk setelah makan, mulai dari pengaruh hormon hingga kondisi kesehatan tertentu.
| Baca juga: Hubungan Pola Makan dengan Kesehatan Tubuh |
Pengaruh hormon selama proses pencernaan
Saat makanan dan minuman masuk ke tubuh, lambung dan usus akan bekerja mencerna serta menyerap nutrisi. Dalam proses ini, tubuh melepaskan beberapa hormon, seperti serotonin dan melatonin. Kedua hormon tersebut berhubungan dengan rasa rileks dan kantuk. Itulah sebabnya, setelah makan tubuh terkadang terasa lebih tenang, nyaman, dan ingin beristirahat.
1.Perubahan aliran darah di otak
| Baca juga: Cara Ampuh Hilangkan Mata Panda |
Selain faktor hormon, perubahan aliran darah pada tubuh juga disebut menjadi penyebab seseorang merasa mengantuk setelah makan. Setelah makan, aliran darah akan lebih banyak difokuskan ke saluran pencernaan agar tubuh bisa mengolah makanan menjadi energi dan menyerap nutrisi dengan baik. Akibatnya, aliran darah ke otak sedikit berkurang sehingga tubuh memicu rasa menguap dan kantuk untuk membantu memenuhi kebutuhan oksigen di otak. Meski demikian, teori ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
2.Kurang tidur
Kurang tidur juga bisa membuat rasa kantuk setelah makan menjadi lebih parah. Ketika tubuh tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup, tubuh akan lebih mudah lelah dan rasa lapar pun meningkat. Ini akan mengakibatkan seseorang cenderung makan lebih banyak atau lebih sering ngemil. Setelah makan, rasa kantuk yang muncul pun akan terasa semakin kuat. Karena itu, penting untuk mencukupi waktu tidur sekitar 7–9 jam setiap malam, mengurangi kebiasaan begadang, rutin berolahraga, dan mengelola stres dengan baik.
3.Jarang berolahraga
Kurangnya aktivitas fisik juga dapat membuat tubuh mudah lelah dan kurang bertenaga. Olahraga sebenarnya membantu meningkatkan daya tahan tubuh serta menjaga kerja sistem kardiovaskular agar tetap optimal. Jika jarang bergerak atau berolahraga, tubuh akan lebih mudah terasa lesu, termasuk setelah makan. Untuk mengatasinya, cobalah mulai rutin melakukan aktivitas ringan seperti berjalan kaki, naik turun tangga, stretching, atau yoga minimal 15 menit setiap hari.
4.Gangguan kesehatan tertentu
Dalam beberapa kasus, rasa kantuk berlebihan setelah makan juga bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan tertentu. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan tubuh mudah lelah dan mengantuk setelah makan antara lain diabetes, anemia, hipotiroidisme, intoleransi makanan, hingga gangguan tidur seperti sleep apnea. Karena itu, jika rasa kantuk muncul terlalu sering, berlebihan, atau disertai keluhan lain, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.
Selain faktor-faktor tersebut, kebiasaan melewatkan sarapan, kurang minum air putih, kekurangan zat besi, serta terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji juga dapat membuat tubuh lebih mudah mengantuk setelah makan. Jadi, rasa kantuk setelah makan bukan sekadar karena “kekenyangan”, tetapi merupakan kombinasi dari proses alami tubuh, pola hidup, hingga kondisi kesehatan tertentu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....