Peluang Usaha Kuliner: Jajanan Tradisional yang Tetap Awet dan Diminati Pasar
- 08 Jul 2026 09:00 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Perubahan pola belanja masyarakat membuat pelaku usaha kuliner mulai menyesuaikan strategi penjualan. Jika sebelumnya jajanan kaki lima identik dengan pembelian langsung di lokasi, kini semakin banyak produk yang dipasarkan melalui platform digital dan layanan pengiriman.
Berdasarkan informasi dari IDN Times, salah satu kunci agar jajanan tradisional bisa bersaing di pasar online adalah memilih produk yang memiliki daya simpan lebih lama. Faktor ini penting untuk menjaga kualitas makanan tetap baik saat proses distribusi berlangsung.
Produk seperti keripik, rengginang, kacang bawang, dodol, hingga aneka kue kering menjadi contoh jajanan yang memiliki peluang lebih besar untuk dipasarkan secara daring. Selain lebih tahan lama, jenis makanan tersebut juga cenderung tidak mudah berubah tekstur selama pengiriman.
Bagi pelaku usaha kecil, kondisi ini membuka kesempatan untuk memperluas pasar tanpa harus memiliki toko fisik yang besar. Kemasan yang lebih rapi, informasi produk yang jelas, serta menjaga konsistensi rasa menjadi nilai tambah yang dapat meningkatkan kepercayaan pembeli.
| Baca juga: Produk Unik UMKM Ulak Jaya |
Di sisi lain, tren ini juga menunjukkan bahwa makanan tradisional tetap memiliki tempat di tengah berkembangnya kuliner modern. Inovasi pada ukuran, variasi rasa, hingga tampilan produk menjadi cara agar jajanan lokal tetap relevan dengan kebutuhan konsumen saat ini.
Meski peluangnya cukup besar, pelaku usaha tetap perlu memperhatikan standar kebersihan dan penyimpanan agar kualitas produk tetap terjaga sampai ke tangan pembeli. Dengan pengelolaan yang baik, jajanan tradisional tidak hanya bertahan, tetapi juga berpeluang berkembang di pasar digital.
Perkembangan teknologi memberi ruang baru bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk lokal ke lebih banyak orang. Dari jajanan sederhana, peluang usaha yang lebih luas pun bisa terbuka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....